Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia pada hari ini, Sabtu (1/5/2021), mengalami peningkatan sebanyak 4.512 kasus.
Sehingga jumlah keseluruhan pasien yang terkonfirmasi positif Corona terhitung sejak Maret 2020 menjadi 1.672.880 orang.
Kenaikan jumlah orang yang terinfeksi tersebut diikuti pula dengan bertambahnya pasien sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19.
Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, hari ini jumlah pasien yang sembuh dan dinyatakan negatif bertambah sebanyak 4.344 orang.
Sehingga akumulasi jumlah orang yang dinyatakan sembuh dan negatif dari Covid-19 sejak Maret 2020 menjadi 1.526.978 orang.
Sedangkan untuk pasien yang meninggal karena Covid-19 bertambah 131 kasus. Sehingga secara nasional ada 45.652 orang yang meninggal akibat terpapar virus Corona.
Sementara untuk spesimen yang diperiksa totalnya ada 63.217. Sedangkan pasien positif yang suspek Covid-19 ada 69.943 orang dan kasus aktif berjumlah 100.250.
Dream - Sebagian besar kota di India mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang sangat mengkhawatirkan. Di kota Agra saja, terdapat 600 kasus setiap harinya.
Data terakhir yang dilaporkan menyebutkan dalam sembilan hari terakhir, sudah 35 orang meninggal dunia akibat Covid-19 di Agra.
Gelombang kedua Covid-19 di India yang bagaikan tsunami ini telah meluluhlantakkan infrastruktur dan sistem kesehatan kota tersebut.
Akibat kekurangan ambulans, warga harus menunggu hampir enam jam untuk membawa jenazah keluarga mereka yang meninggal karena Covid-19 ke tempat kremasi.
Namun seorang pria dari Agra ini tidak mau menunggu ambulans untuk menjemput jenazah ayahnya yang juga meninggal akibat tertular virus corona.
Agar jenazah sang ayah bisa segera dikremasi, dia mengikat jenazah sang ayah di atas mobilnya untuk dibawa ke krematorium kota berpenduduk 1,6 juta di Uttar Pradesh itu.
Dia terpaksa mengantarkan sendiri jasad ayahnya karena layanan ambulans susah didapat akibat banyaknya jenazah yang harus dilayani.

Foto yang memperlihatkan si anak mengikat jenazah ayahnya di atas mobil untuk dikremasi itu membuat netizen terharu dan menangis.
Dilaporkan, semenjak terjadi gelombang kedua Covid-19 yang bagaikan 'tsunami' ini, rumah sakit swasta di Agra menolak pasien baru.
Kendati demikian, rumah sakit swasta tetap saja kedatangan pasien dari berbagai distrik yang ada di sekitar Agra.
Aktivis sosial Yogesh Malhotra mengatakan kepada India Today bahwa jumlah kasus dan kematian terus meningkat di Agra.
Sementara itu, ketua Partai Samajwadi (SP) di Agra Ramgopal Baghel menyalahkan pemerintah negara bagian dan pusat atas situasi tersebut.
" Kita semua dapat melihat bahwa BJP telah gagal sepenuhnya untuk menangani pandemi ini. Kegagalan partai penguasa terlihat jelas.
" Kurangnya fasilitas medis penting bagi pasien seperti oksigen, tempat tidur dan obat-obatan dapat terlihat dengan jelas," ujar Ramgopal Baghel berapi-api.
Sumber: India Today
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya