Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanggulangan Covid-19, Achmad Yurianto
Dream - Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh dari paparan virus Corona di Indonesia terus bertambah. Angka kesembuhan pasien positif corona bahkan lebih tinggi dibandingkan mereka yang meninggal dunia.
Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah pasien sembuh terbanyak di antara daerah lain di Jakarta. Meski diakui, jumlah kasus positif Covid-19 di ibukota memang terbanyak di Tanah Air.
Juru bicara pemerintah untuk penangangan Covid-19, Achmad Yurianto, melaporkan terdapat kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 per Sabtu, 18 April 2020 pukul 12.00 sebanyak 326 orang.
" Sehingga total menjadi 6.248 pasien," ujar Yurianto dalam keterangan pers di platform media sosial milik BNPB.
Kasus sembuh juga mencatat peningkatkan sebanyak 24 orang dalam 24 jam terakhir. Total pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang mencapai 631 orang.
Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan angka kematian. Sejak kemarin, terdapat penambahan pasien meninggal sebanyak 15 orang.
" Sehingga menjadi 535 pasien (meninggal)," kata Yurianto.
Dari catatan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Yuri mengatakan kasus sembuh di Jakarta berjumlah sebanyak 205 orang. Diikuti Jawa Timur 95 orang, Jawa Tengan 44 orang, Sulawesi Selatan 43 orang, dan Jawa Barat 41 orang.
Wilayah terdampak wabah Covid-19 tercatat sudah terjadi di 34 provinsi dengan 221 kota atau kabupaten.
Sejauh ini, kata Yurianto, telah ada spesimen sebanyak lebih dari 42 ribu dan sebanyak lebih dari 39 spesimen telah diperiksa. Dari pemeriksaan tersebut didapat 33.174 spesimen dinyatakan negatif Covid-19.

Dari pemeriksaan yang dilakukan diketahui ada 176.344 orang dalam status pemantauan dan lebih dari 12.979 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
" Kita berharap PDP ini betul-betul dalam pengawasan yang ketat untuk diperhatikan gejala klinis dan kemudian dilakukan pemeriksaan antigen PCR," kata dia.
Lebih lanjut, Yurianto mengingatkan kasus penularan masih terus terjadi. Dia meminta masyarakat untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.
" Ini sudah menjadi bencana nasional, oleh karena itu perlu kita perhatikan secara serius. Pastikan kita tidak tertular dan tidak menulari," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya