Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Maskapai Aergean Milik Yunani (independent.co.id)
Dream - Maskapai penerbangan asal Yunani, Aegean Airlines meminta maaf kepada Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) atas insiden pengusiran dua warga Palestina dari penerbangan. Insiden terjadi lantaran pihak maskapai mendapat tekanan dari penumpang warga Yahudi Israel yang menolak terbang bersama 'teroris'.
Pesawat dengan kode penerbangan 928 terbang dari Athena menuju Tel Aviv pada Minggu malam. Tetapi, hampir dua jam pesawat tidak dapat lepas landas dan tertahan di landasan pacu. Pemicunya, sejumlah penumpang Yahudi melakukan protes dan mendesak dua warga Palestina diusir.
Mereka menuduh dua warga Palestina itu dapat menjadi teroris. Tak berhenti disitu, mereka pun mencari barang bawaan dua orang penumpang Palestina ini meski keduanya telah meninggalkan pesawat. Permintaan itu ditolak oleh para awak pesawat.
Maskapai ini lalu menawarkan dua orang tersebut menginap di hotel secara gratis dan jadwal terbang hari berikutnya. Tawaran itu diterima keduanya karena merasa sudah tidak nyaman terbang.
Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PLO Saed Erekat, CEO Aegean Airlines Dimitris Gerogiannis mengatakan pihaknya menolak segala potensi diskriminasi dan menyatakan hal itu bertentangan penuh dengan prinsip-prinsip maskapai.
" Kami ingin tekankan kru kami sudah mencoba mengendalikan situasi selama lebih dari satu setengah jam. Sayangnya, ketika seluruh aspek keamanan kembali diperiksa, ya, terdapat sejumlah reaksi yang tidak beralasan dan tidak adil oleh sebagian besar penumpang sehingga membuat dua penumpang tersebut merasa tidak nyaman untuk terbang," tulis Gerogiannis.
" Ini merupakan keprihatinan kami terhadap kenyamanan dan keamanan dua penumpang sepanjang penerbangan, usai insiden tersebut, kami menyarankan keduanya mungkin bisa bermalam dengan biaya kami dan melanjutkan penerbangan pada hari berikutnya," tulis dia.
Gerogiannis mengatakan dua penumpang tersebut memiliki dokumen Israel sehingga mereka dianggap tidak berpotensi terdiskriminasi dari kru. Maskapai ini pun menyesalkan insiden yang telah terjadi.
" Ini belum pernah terjadi sepanjang pengalaman kami," kata dia.
" Kami menghormati hak semua penumpang untuk bepergian tanpa harus merasakan dampak rasial yang potensial," tulis Gerogiannis.
Dalam laman resmi PLO, Erekat menyampaikan ketidakterimaan dia atas perlakuan yang dialami oleh dua warga Palestina tersebut.
" Kami sangat marah dengan bagaimana dua warga Palestina diperlakukan secara diskriminatif," kata Erekat.
" Pihak keamanan telah menyatakan pesawat tersebut aman, tetapi sebuah laporan mengkonfirmasi para awak menyerah pada tekanan dari penumpang Israel yang tidak memungkinkan bagi pesawat untuk terbang tanpa meninggalkan dua penumpang tersebut," ucap Erekat.
" Kami mengutuk keputusan yang tidak adil dan memalukan ini. Kami menyerukan kepada Pemerintah Yunani untuk mengambil tindakan tegas melawan aksi rasial, termasuk memberi kompensasi bagi dua penumpang Palestina," kata Erekat.
(Sumber: independent.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya