Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Video Kepanikan Warga Saat Gunung Semeru Erupsi (FotoL Twitter)
Dream - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB. Letusan gunung membuat banyak warga berhamburan dari rumah untuk menghindari debu dan awas panas yang meluncur.
" Terjadi peningkatan aktivitas gunung berapi, disertai APG. Pemantauan dan menyiagakan personel BPBD KAB. LUMAJANG," jelas Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dikutip dari Merdeka.com.
Kabar mengenai Gunung Semeru meletus segera meramaikan lini Twitter. Tanda pagar atau hastag Semeru langsung menjadi trending topic setelah netizen mengetahui bencana alam yang sedang terjadi di Lumajang tersebut.
Salah satu netizen yang mengunggah kondisi Gunung Semeru yang meletus adalah Daryono, seorang peneliti dari BMKG. Dia mengunggah beberapa video yang memperlihatkan kondisi kepanikan masyarakat sesaat ketika Gunung Semeru memuntahkan awan panas.
Salah satu unggahan Daryono memperlihatkan sebuah rekaman amatir Gunung Semeru yang baru memuntahkan abu dan awan panas. Video tersebut dengan jelas memperlihatkan kepanikan warga yang berhamburan menjauh dari lokasi.
Tampak beberapa anak-anak berlarian di sebuah jalan beraspal dengan layar belakang Gunung Semeru yang memuntahkan debu tebal.
Mt. Semeru, Indonesia this afternoon. pic.twitter.com/dqGuOpApK4
— DARYONO BMKG (@DaryonoBMKG)December 4, 2021
Di video lain, Daryono juga mengunggah ulang rekaman masyarakat yang memperlihatkan kondisi wilayahnya yang langsung gelap gulita. Debu yang sangat tebal membuat kondisi jalanan yang masih sore hari itu tampak gelap gulita seperti sudah malam hari.
" Beredar video keadaan pasca erupsi Semeru di Desa Sumberwuluh, Pronojiwo, Lumajang...," tulis Daryono dalam unggahannya.
Mt. Semeru, East Java, Indonesia, now. pic.twitter.com/lgH9IJ8gab
— DARYONO BMKG (@DaryonoBMKG)December 4, 2021
Sementara di unggahan berbeda, Daryono juga memposting ulang video dari masyarakat yang terkena dampak letusan Gunung Semeru.
Warga tersebut memperlihatkan sebuah jembatan yang runtuh akibat fenomena alam tersebut.
Mt. Semeru East Java Indonesia this afternoon (Source: Anonymous) pic.twitter.com/kvsZ2qugqG
— DARYONO BMKG (@DaryonoBMKG)December 4, 2021
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya