Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Viral Pemuda Asal Lebak Banten Jadi Imam Besar Di Masjid Dubai, Suara Merdunya Bikin Jemaah Menangis
Dream - Warganet dibuat takjub dengan merdunya suara seorang pemuda asal Lebak, Banten, yang menjadi imam besar di Masjid Al-Akhyar, Dubai. Suara merdu sang imam bahkan sampai membuat para jemaah menangis saat membacakan doa.
Ia adalah Asep Ismatullah, yang sudah enam tahun menjadi imam besar di Dubai. Dalam video di kanal YouTube Iyan Vlog, Asep Ismatullah menceritakan perjalanannya menjadi imam besar di Masjid Al Akhyar.
Awalnya ia diminta oleh sang paman untuk mengikuti tes menjadi imam di sebuah masjid di Dubai. Saat itu, Asep Ismatullah mengaku tidak memiliki persiapan apapun, termasuk soal hafalan.

Namun karena cita-citanya sejak kecil menjadi imam di Arab Saudi, ia akhirnya memberanikan diri.
“ Untuk sampai di sini (Masjid Al Akhyar, Dubai) ini sebetulnya tidak ada niatan di awal. Saat itu saya ditelpon oleh paman saya disuruh tes imam. Karena paman saya itu guru juga, akhirnya saya ikut dan alhamdulillah lolos. Sebelumnya saya mondok di Al Fallah 2, Nagreg,” kata Asep.

Setelah menjalani serangkaian proses, Asep kemudian menjalani tes yang diuji langsung oleh Kementerian Agama Abu Dhabi yang datang ke Jakarta.
Saat itu, Asep Ismatullah hanya berusaha semaksimal mungkin tanpa berambisi menjadi imam besar. Siapa sangka, Asep berhasil lolos mengalahkan 99 peserta lainnya.
Ketika lolos, Asep langsung dikarantina di Masjid King Faisal, Sarjah. Asep pun menjalani serangkaian penyesuaian di sana.
“ Ketika lolos itu tidak langsung ditugaskan, saya kayak semacam dikarantina terlebih dahulu sekitar bulan Agustus tahun 2017,” katanya.

Asep menceritakan dirinya sempat menjadi asisten imam besar di Sarjah. Ketika itu, ia mengaku mendapat pengalaman luar biasa saat mendampingi imam besar asal Maroko di Sarjah.
Dia bahkan dijemput langsung oleh sang imam dan langsung dijadikan asisten. Padahal sebelumnya, imam besar Maroko itu sempat direkomendasikan imam dari negara lain.

Namun langsung menjatuhkan pilihan kepada Asep, setelah tahu dirinya berasal dari Indonesia.
“ Waktu itu juga ada cerita menaik. Saat itu saya dijadikan asisten imam asal Maghribi (Maroko), padahal sebelumnya sudah disarankan imam dari negara lain, namun setelah tahu saya dari Indonesia beliau langsung cocok. Katanya beliau pernah punya teman orang Indonesia, dan baik-baik,” ungkapnya.
Dalam sebuah wawancara, kakak Asep, Abdul Basit, mengaku sangat bangga dengan pencapaian yang diraih sang adik.
" Waktu dinyatakan lulus, kita keluarga sangat bangga. Gak nyangka gak bisa prediksi awalnya kita iseng-iseng aja," katanya.
Meski mengaku bangga, namun sang ibu ingin anaknya biasa saja dan tidak viral seperti saat ini. Wanita itu khawatir anaknya akan terkena penyakit ain yang berdampak pada kesombongan dan ria.
" Bangga jelas bangga, tapi kami maunya ya biasa-biasa saja (jangan viral). Takut nanti kena penyakit ain," ucap ibu Asep, Mamnu'ah, dilansir dari liputan6.com.
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya