Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Selamatkan Ibu Yang Kritis Covid-19, Gadis Ini Lakukan Resusitasi Mulut Ke Mulut. (Foto: Cuplikan Video Jam Press/Newslions)
Dream - Berbagai kisah memprihatinkan terus bermunculan dari India yang dilanda tsunami Covid-19. Negeri Hindustan ini harus berhadapan dengan gelombang besar kasus baru Corona yang bisa mencapai ratusan ribu orang dalam satu hari selama dua pekan terakhir.
Salah satunya video yang memperlihatkan seorang gadis tengah berusaha sekuat tenaga menyelamatkan ibunya yang kritis akibat tertular virus corona. Yang membuat pilu, gadis yang tak menghiraukan nasih sendiri itu memberikan napas buatan dari mulut ke mulut.
Dalam video memilukan itu, tampak seorang wanita tua terbaring lemah di atas tandu. Sementara kedua anak perempuannya berdiri di sampingnya.
Pemandangan yang sangat menyentuh hati ini direkam di sebuah rumah sakit di negara bagian Uttar Pradesh utara pada hari Sabtu.
Suasana dalam rumah sakit tersebut terlihat hiruk pikuk. Salah satu anak dari wanita tua itu mengeluhkan sedikitnya tabung oksigen yang ada di rumah sakit.
Seorang petugas ruang darurat rumah sakit mengatakan wanita tua itu tiba di rumah sakit dalam kondisi sesak napas parah dan kritis.
Namun karena pasien yang tertular Covid-19 jumlahnya banyak, wanita itu belum juga mendapat penanganan tim medis rumah sakit Maharaj Suheldev Medical College.
Merasa penanganan ibunya lambat dan tabung oksigen juga tidak tersedia, salah satu anak perempuannya yang memakai baju merah bertindak nekad dengan memberikan napas buatan.

Hal itu terpaksa dilakukan demi bisa menyelamatkan hidup ibunya yang dalam kondisi kritis akibat tertular virus corona yang mengganas di India.

Sayang sekali, usahanya untuk membantu sang ibu agar bisa bertahan dari ganasnya Covid-19 gagal. Wanita tua itu akhirnya meninggal dunia.
Namun Kepala RS Maharaj, AK Sahni, membantah jika pihaknya mengalami kekurangan tabung oksigen.

Menurutnya aksi yang dilakukan putri dari pasien yang meninggal tersebut hanya karena emosional saja.
" Putri dari wanita yang meninggal itu memberikan resusitasi mulut ke mulut karena mereka emosional saja," kata AK Sahni.
Seperti diketahui 'tsunami' Covid-19 di India begitu mengerikan. Varian baru virus corona yang tersebar di negara itu telah menyebabkan lebih dari 300 ribu penularan setiap selama 12 hari berturut-turut.
Hingga Senin, 3 Mei 2021, total kasus positif di India sejak pandemi menghantam negara tersebut mencapai 19,93 juta kasus. Setidaknya 3,4 juta orang yang positif Covid-19 pada hari itu dirawat di India.
Akibatnya, rumah sakit penuh, pasokan tabung oksigen makin menipis dan kamar mayat serta krematorium tidak mampu menampung jenazah korban Covid-19.
Sumber: Mirror.co.uk
#CoronaVirus: ?? ????? ???? ??? ??????? ?? ??? ?? ??? ??? ?????????? ?? ??? ?? ???? ????? ?? ????? ?????? ????? ? ??? ???? ?????? ?? ?? ??????? ??? ?????? ???????? ????? ?? ?? ??????? ???? ???? ?? ????? ???? ?? ???? ?? ???? ???? ?? ?????? ????? ?? ?????? ????? ????? ?? ???? pic.twitter.com/cODPxzT64o
— amit singh (@Join_AmitSingh)May 2, 2021
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya