4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Warung Makan Di Aceh Besar Yang Diminta Tutup Saat Azan (Liputan6.com)
Dream - Wakil Bupati Aceh Besar, Husaini A Wahab, mengamuk kepada para pedagang warung makan di Pasar Kota Jantho. Dia kesal lantaran para pedagang tetap beroperasi saat azan berkumandang.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memang menetapkan larangan warung makan buka setiap azan berkumandang. Para pedagang diharuskan menutup usahanya sejenak hingga sholat jemaah di masjid selesai.
Dikutip dari Liputan6.com, amukan Husaini itu meletup saat menjalankan inspeksi mendadak ke Pasar Kota Jantho pada Kamis siang, 8 November 2018. Pada video yang beredar di media sosial, Husaini terlihat keluar dari mobil dikawal beberapa personil Satpol PP berpakaian preman.
Mereka langsung menuju ke sebuah warung makan. Dia lalu mengacungkan sepotong kayu kepada pelanggan yang tengah duduk dan membentak pemilik warung.
" Top teungoh azan. Top! (Tutup saat azan. Tutup!)," kata Husaini dengan nada tinggi. Dia lalu memukulkan kayu yang tangannya pada meja untuk memberikan peringatan.
Ada beberapa toko yang juga disidak oleh Husaini di Pasar Jantho. Sidak ini dilakukan setelah adanya sosialisasi terkait edaran Bupati yang mewajibkan setiap warung dan toko tutup ketika azan.
Sementara ini, edaran tersebut berlaku di dua kecamatan yaitu Seliumuem dan Jantho sebagai percontohan. Nantinya, edaran tersebut berlaku di seluruh kecamatan di Aceh Besar.
Tindakan yang dilakukan Husaini ternyata dikeluhkan warga. Salah satunya Jufri, 29 tahun, yang menilai tindakan Wabup Aceh Besar itu tidak elok.
" Tunggu orang selesai makan. Agama saya rasa juga punya perspektif soal itu. Lanjutin dulu makan, jangan bentak-bentak. Selesai baru ibadah," kata Jufri.
Sumber: Liputan6.com/Rino Abonita
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
