Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tanpa Takut Wabah Corona, Wanita Ini Langsung Memberikan Pertolongan Pada Pria Itu. (Foto: Facebook Meet Friends By Love)
Dream - Bagi sebagian masyarakat, orang baik dan suka menolong sesama tanpa pamrih itu saat ini sangat langka. Namun tidak demikian halnya dengan wanita dari Bahau, Negeri Sembilan, Malaysia ini.
Dia benar-benar telah menunjukkan kepada kita bahwa menolong sesama di saat darurat itu tidak perlu menunggu lama dan banyak bicara. Hal itu dia buktikan saat menolong pria paruh baya yang tiba-tiba pingsan di depannya.
Kisah ini berawal ketika seorang pria paruh baya tiba-tiba jatuh pingsan saat makan di warung di Taman Acbe pada hari Sabtu, 12 September sekitar jam 3 sore.
Kebetulan saat ini ada wanita ini yang tanpa pamrih langsung memberikan bantuan pernapasan (CPR) kepada pria tersebut.

Tanpa rasa takut dengan adanya wabah virus corona yang merajalela, dia memberikan pertolongan kepada pria itu.
Wanita yang dirahasiakan identitasnya itu terus memberikan CPR sampai ambulans dan petugas medis datang, untuk memberikan pertolongan yang lebih memadai.

Sayangnya, begitu ambulans tiba di rumah sakit, pria tersebut dikabarkan sudah meninggal dunia.
Menurut Sin Chew Daily, jenazah pria itu segera dikirim ke kamar mayat untuk dilakukan autopsi. Namun belum diketahui penyebab dia meninggal dunia mendadak.
Namun hal yang tak terduga terjadi pada wanita tersebut. Dia justru menangis ketika mendengar kabar pria yang ditolongnya meninggal dunia.

Rupanya, wanita itu merasa sedih karena dia merasa gagal menyelamatkan nyawa pria yang ditolongnya itu.
Tetapi netizen justru merasa bangga dengan wanita itu yang menolong orang lain tanpa pamrih. Netizen juga berusaha menghibur wanita itu agar tidak sedih.
Menurut netizen, wanita itu seharusnya tidak boleh merasa bersalah karena sudah berusaha keras untuk menolong pria paruh baya tersebut.
Wanita itu bahkan seharusnya dijuluki pahlawan karena berani bertindak di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
" Dia sudah melakukan hal yang benar dan hebat. Kalian bayangkan dia melakukan CPR di tengah Covid seperti sekarang. Bukannya cuma berkomentar macam ahli pertolongan pertama saja," kata seorang netizen.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya