Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
3 Saran Palsu Pencegahan Virus Corona Yang Viral
Dream - Sejak virus Corona Covid-19 menyebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia, platform media sosial dibanjiri berbagai informasi terkait virus yang pertama kali muncul di China ini. Sayangnya, banyak pemilik smartphone yang langsung menyebarkan informasi yang mereka peroleh tanpa mengeceknya terlebih dahulu.
Sejak Covid-19 ditemukan di Indonesia Maret 2020 lalu, banyak dijumpai berbagai kabar informasi hoaks terkait saran-saran untuk mencegah tertularnya virus ini.
Mereka yang tak mengecek ulang informasi yang diterima itu akan langsung menerapkan saran palsu tersebut setelah mendapatkan informasi dari berbagai media sosial, seperti Facebook, hingga Whatsapp.
Agar Sahabat Dream lebih berhati-hati, berikut 3 saran palsu terkait pencegahan Corona Covid-19.
Melansir dari BBC, berikut 3 saran palsu yang sebaiknya perlu dihindari:
1. Memakan Bawang Putih
Berbagai unggahan di media sosial, banyak informasi yang menyebut bahwa memakan bawang putih mampu mencegah diri tertular virus corona covid-19.
Meski sebelumnya ada saran untuk menjaga kesehatan dengan makan-makanan sehat, WHO menyebut belum ada bukti penelitian yang memastikan kabar tersebut.
Dalam sebuah berita yang dimuat The South China Morning Post, seorang wanita dilaporkan harus dirawat di Rumah Sakit karena mengonsumsi 1,5 kg bawang putih mentah demi mencegah corona.
2. Minum Air Putih setiap 15 Menit
Saran palsu selanjutnya adalah minum air putih setiap 15 menit sekali. Informasi ini viral di Facebook setelah 'seorang dokter asal Jepang' merekomendasikan meminum air putih setiap 15 menit untuk memerangi virus di mulut. Saking viralnya, berita tersebut telah dibagikan hingga 250 ribu kali.
Meski minum banyak air putih baik untuk kesehatan. menurut Profesor Trudie Lang dari University Oxford, tidaka ada mekanisme biologis yang menjelaskan matinya virus setelah meminum air putih setiap 15 menit.
Menurutnya, saran tersebut tak bisa membantu membunuh virus karena corona covid-19 masuk melalui saluran pernapasan.
3. Membuat Hand Sanitizer Sendiri
Sejak terjadinya kelangkaan hand sanitizer, banyak unggahan di media sosial menyarankan untuk membuatnya sendiri di rumah. Banyak orang akhirnya memburu alkohol dan beberapa bahan lainnya sehingga terjadi kelangkaan alkohol di beberapa toko.
Meski begitu, ternyata bahan yang digunakan tak mampu mencegah penularan layaknya hand sanitizer yang dijual di pasaran. Bahkan beberapa diantaranya lebih cocok digunakan untuk permukaan barang karena kandungan disinfektan.
Menurut Profesor Sally Bloomfield dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, dirinya tak bisa memastikan bahwa membuat hand sanitiser sendiri bisa efektif dan aman meski sudah menggunakan alkohol lebih dari 40 persen.
Sementara hand sanitiser yang biasa beredar di pasaran mengandung emolien sehingga aman untuk kulit.
(Sah, Sumber : Liputan6)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya