Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Shutterstock.com
Dream - Pandemi virus corona rupanya membuat banyak negara kewalahan. Virus yang menjangkiti jutaan orang ini telah menyebabkan kematian banyak orang di berbagai negara.
Di Bolivia bahkan jenazah penduduk yang terjangkit Covid-19 bergelimpangan di rumah-rumah, juga jalanan. Kondisi itu tentu sangat memprihatinkan.
Laman News 18 melaporkan bahwa pada Selasa 21 Juli 2020, polisi mengevakuasi 400 jenazah penduduk yang bertumbangan di jalanan dan rumah-rumah.
Menurut pejabat kepolisian Bolivia, Kolonel Ivan Rojas, 85 percent dari 400 jenazah yang dievakuasi itu, " Positif Covid-19 dan kasus dengan gejala Covid-19, sehingga mereka dicatat sebagai pasien corona."
Sisanya meninggal karena kasus lain, baik disebabkan penyakit maupun kasus kekerasan.
Dari jumlah 400 jasad itu, sebanyak 191 dievakuasi dari kota metropolitan Cochabamba pada 15 hingga 20 Juli, 141 dari La Paz.
Di kota terbesar Bolivia, Santa Cruz, otoritas setempat mengevakuasi 68 jenazah. Santa Cruz menjadi kota dengan dampak Covid-19 terburuk di Bolivia dengan lebih dari 60 ribu kasus.
Menurut badan epidemologi Bolivia, wilayah barat Cochabamba dan La Paz menjadi kawasan dengan penyebaran kasus corona sangat cepat.
Andres Flores, direktur Institut Investigasi Forensik, mengatakan bahwa antara bulan 1 April hingga 19 Juli, lebih dari 3.000 jenazah dievakuasi dari luar rumah sakit dan diyakini terinfeksi virus corona.
Hingga saat ini negara berpenduduk lebih dari sebelas juta itu mencatatkan lebih dari 2.200 kematian yang terkonfirmasi terjangkit virus corona.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya