Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ridwan Kamil
Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, akan memprioritaskan Depok sebagai wilayah yang pertama kali mendapatkan vaksin Covid-19 yang sebentar lagi bakal diedarkan di Indonesia.
Pria yang karib disapa Kang Emil yang juga menjadi relawan tes vaksin Covid-19 itu mengaku sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Depok bisa segara mendapatkan vaksin.
" Saya sudah usulkan ke pemerintah pusat warga Kota Depok yang pertama mendapat vaksin. Cuman belum bisa 100 persen warga Depok mendapatkannya," ujar Ridwan Kamil seperti dikutip dari jurnalgarut.pikiran-rakyat.com, Rabu 14 Oktober 2020.
Jumlah vaksin yang masih terbatas menjadi salah satu alasan mengapa tidak semua warga Depok bisa mendapatkannya. Pertama kepada masyarakat yang belum terinfeksi Covid-19 agar kekebalan tubuh meningkat.
Ke dua, vaksin ini akann diberikan kepada kelompok masyarakat yang rentan terpapar virus corona seperti tenaga medis, anggota TNI/Polri, dan wartawan.
" Vaksin itu terbagi dua, pertama, orang yang positif Covid-19 sembuh oleh obat. Kedua, orang yang sehat imun karena vaksin. Vaksin gelombang pertama ini kan jumlahnya terbatas. Jadi harus bertahap ya, dari kelompok masyarakat yang riskan dulu seperti tenaga medis, TNI/Polri, wartawan dan lain-lain," ucapnya.
Sebagai salah satu relawan yang melakukan uji coba, Ridwan Kamil meyakinkan masyarakat agar tidak khawatir dengan vaksin ini.
" Untuk meyakinkan, wahai masyarakat jangan khawatir saya juga sama jadi relawan," papar Kang Emil.
Ia juga mengungkapkan bila keikutsertaannya sebagai relawan demi menepis isu hoaks terkait vaksin ini.
Gubernur Jawa Barat itu mengungkapkan, bila pendistribusian vaksin Covid-19 impor tersebut akan mulai dilakukan bulan depan bila tidak ada kendala.
Sementara itu, vaksin produksi dalam negeri melalui Bio Farma disebut Kang Emil baru akan didistribusikan mulai Januari 2021.
Sumber: Pikiran Rakyat
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya