Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Tindakan yang Harus Dijalani Saat Hasil Tes Covid-19 Belum Keluar

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 14 Oktober 2020 10:47
Tindakan yang Harus Dijalani Saat Hasil Tes Covid-19 Belum Keluar
Usai tes, pasien diharuskan menjalani isolasi mandiri.

Dream - Virus corona memiliki bentuk yang sangat kecil hingga tak bisa dilihat mata telanjang. Efeknya baru bisa diketahui jika seseorang mengalami gejala tertentu seperti sesak napas, batuk, hingga kehilangan kemampuan mencecap maupun mencium bau.

Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, Rita Rogayah, meminta masyarakat yang mengalami gejala seperti Covid-19 untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat. Pihak RS atau fasilitas kesehatan akan segera melakukan rapid test untuk memastikan kondisi orang yang bersangkutan.

" Selama hasilnya belum keluar masyarakat menjalankan isolasi mandiri di rumah agar tidak menularkan ke orang lain," ujar Rita dalam diskusi online yang disiarkan BNPB.

Selama isolasi mandiri, kata Rita, masyarakat diharuskan menjalankan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, maupun mencuci tangan dengan sabun.

 

1 dari 4 halaman

Hasil Keluar

Setelah hasil keluar dan dinyatakan positif Covid-19, petugas akan menjemput pasien yang bersangkutan untuk dibawa ke fasilitas isolasi dan perawatan. Petugas juga melaporkan kasus tersebut ke Dinas Kesehatan provinsi setempat.

Rita melanjutkan kendaraan yang menjemput akan diisi pasien yang semuanya sudah terkonfirmasi positif Covid-19. Tentu dalam satu mobil terdapat lebih dari satu orang pasien.

" Kalau di dalam itu seluruhnya terkonfirmasi positif tidak masalah," ucap dia, dikutip dari Covid19.go.id

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 4 halaman

Ketua Satgas: Dokter Gugur Akibat Covid-19 Didominasi Dokter Umum

Dream - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan, dokter yang gugur akibat terinfeksi virus corona didominasi dokter umum. Jumlahnya mencapai 60 persen dari keseluruhan dokter yang meninggal karena Covid-19.

" Kalau kita lihat data yang terakhir, ternyata sekitar 60 persen dokter yang wafat adalah dokter umum," ujar Doni melalui video conference disiarkan channel YouTube Sekretariat Kabinet.

Menurut Doni, para dokter itu sebenarnya tidak bersentuhan langsung dengan pasien positif Covid-19. Para dokter itu tertular dari pasien Covid-19 yang masuk kategori tanpa gejala.

" Mereka yang bukan pasien Covid ternyata sudah OTG yang justru menulari para dokter," kata Doni.

Atas hal ini, Doni meminta masyarakat tidak mengabaikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Ini menjadi salah satu cara melindungi para dokter dan tenaga medis dari ancaman penularan Covid-19.

3 dari 4 halaman

Sumbang 30% Kasus, 12 Kabupaten/Kota Jadi Prioritas Penanganan Covid-19

Dream - Presiden Joko Widodo meminta semua instansi memprioritaskan penanganan wabah Covid-19 di 12 kabupaten/kota dalam dua pekan ke depan. Belasan daerah tersebut melaporkan lebih dari 1.000 kasus aktif dan menyumbang 30 persen dari total kasus nasional.

" Saya juga minta 2 minggu ke depan diprioritaskan untuk 12 kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 yang menyumbang 30 persen total kasus aktif nasional," ujar Jokowi dalam pengantar Sidang Kabinet Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020.

Ke-12 daerah yang menjadi prioritas itu sebagian besar berada di Jabodebek seperti Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Bogor.

Sementara daerah di luar Jabodebek adalah Kota Ambon, Kota Jayapura, Kota Padang, dan Kota Pekanbaru.

 

4 dari 4 halaman

8 Provinsi Dalam Pantauan Ketat

Jokowi juga mengapresiasi provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan yang telah berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19. Presiden bahkan meminta kinerja dua provinsi ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengendalian Covid-19.

Namun presiden mengingatkan, dua provinsi ini dalah 8 provinsi prioritas lainnya agar tak lengah meski mencatat penurunan jumlah kasus baru. Semua provinsi tetap harus terus dimonitor secara ketat.

" Testing, tracing, dan treatment terus diperbaiki sehingga gap antara provinsi satu dengan lain, terutama testing bisa kejar dengan baik," kata Jokowi.

Khusus kepada masyarakat, Jokowi mengimbau untuk tetap patuh pada penerapan protokol kesehatan agar angka Covid-19 terus berkurang.

" Yang penting juga menekan terus kasus-kasus positif dengan terus menyampaikan mengenai pentingnya kedisiplinan terhadap protokol kesehatan," ucap Jokowi.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

Beri Komentar