Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menkopolhukam Wiranto Memimpin Rapat Mengenai Kondisi Pemilu 2019 (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto merasa bersyukur isu kerusuhan ketika hari pemungutan suara pada Pemilu 2019 tidak terwujud.
" Kita bersyukur bahwa yang dulu diisukan dengan adanya kerusuhan, adanya hal-hal yang menggangu keamanan pelaksanaan pemilu, ternyata tidak kita temui pada saat pelaksanaan pemilu," ujar Wiranto saat membuka Rapat Koordinasi membahas Pemilu 2029 di Kemenpolhukam, Jakarta, Rabu, 24 April 2019.
Mantan Panglima ABRI itu menjamin, aparat keamanan akan mengawal proses perhitungan suara, demi terciptanya keamanan dan kedamaian di masyarakat.
" Kita sudah menyatakan perhitungan suara oleh KPU akan kita kawal dengan baik, kita amankan dari segala intervensi-intervensi yang dapat mengganggu aktivitas petugas KPU baik di daerah maupun pusat," ucap dia.
Wiranto juga meminta kepada semua pihak untuk menahan diri dan bersabar hingga pengumuman resmi dari KPU pada 22 Mei 2019 mendatang.
Wiranto mengakui, pelaksanaan Pemilu 2019 sangat kompleks. Sebab, pemilu yang digelar untuk memilih lima tingkat struktur pemerintahan. Dari presiden, anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi, hingga DPRD kabupaten atau kota.
" Besar karena cakupan wilayahnya sangat luas, dan juga sangat kompleks karena harus selesai dalam satu hari untuk melakukan pemilihan di lima sektor," kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya