Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Seorang mahasiswa Mesir, Mahmoud Sarhan, membuat kehebohan di dunia maya. Sebabnya, dia mengunggah foto ketika berkunjung ke Kebun Binatang Negeri Firaun itu.
Tidak tidak sedang bertingkah konyol, hanya berfoto dengan seekor 'zebra' di Internasional Garden Kairo. Dia sempat curiga saat melihat dua ekor zebra di kandangnya.
Pikirannya seketika langsung menebak itu adalah keledai. Sebab, warna hitam putih khas zebra di hewan itu terlihat luntur.
Selain itu, telinga hewan itu juga terlalu besar dan warna moncongnya terlihat memudar, seharusnya hitam pekat. Mahmoud menduga hewan itu sebenarnya adalah keledai yang dilukis agar terlihat seperti zebra.
Unggahan tersebut ramai menjadi perbincangan netizen. Banyak yang menuding pihak pengelola kebun binatang sengaja mengecat keledai itu.
Foto itu rupanya sempat dilihat oleh ahli biologi dan peneliti margasatwa di Colorado State University, Alex Adams. Dia memastikan hewan di foto itu bukan zebra.
" Garis-garis (pada zebra) memiliki ciri khas tersendiri, tidak pernah luntur. Ukuran zebra memang kecil, tapi tidak pernah sekecil ini," ujar Adams kepada Independent, dikutip dari Liputan6.com, Senin 30 Juli 2018.
" Telinganya bulat, tidak lonjong dan meruncing, dan tentu saja kulit asli zebra adalah hitam," ucap dia melanjutkan.
Tetapi, Direktur Kebun Binatang, Mohamed Sultan, membantah pernyataan tersebut. Dia menegaskan hewan di kandang itu adalah zebra asli.
Sumber: Liputan6.com/Afra Augesti.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya