Seorang Sopir Hendak Mengantar Penumpang. (Foto: Next Shark)
Dream – Seorang sopir taksi yang satu ini menuai pujian dari warganet. Dia mendapatkan apresiasi setelah mengembalikan kelebihan ongkos taksi yang dibayar oleh turis.
Dilansir dari Next Shark, Minggu 29 Juli 2018, sopir taksi ini bernama Zhang Peng. Cerita ini bermula dari Zhang yang mengantarkan turis Amerika-Tiongkok bernama Liu, bersama tiga orang temannya, dari stasiun kereta ke hotel. Setelah selesai, Liu membayar tarif taksi dengan WeChat Wallet.
Ongkos taksi yang dibayarkan Liu seharusnya sebesar 65 yuan (Rp137.190). Namun, yang diterima Zhang justru 6.500 yuan (Rp13,72 juta)!
Apakah kelebihan uang ini diambil? Tidak. Zhang justru ingin mengembalikannya. Dia menghubungi operator taksi untuk membantunya melacak keberadaan Liu. Tapi, perusahaan menolak.
Zhang akhirnya pergi ke hotel tempat Liu dan kawan-kawan pergi tadi, lalu berbicara kepada resepsionis hotel bahwa dia mencari Liu. Akhirnya, sopir ini bisa bertemu dengan Liu dan mengembalikan kelebihan uang.
Liu mengatakan tidak tahu dompet elektronik di Tiongkok seperti AliPay dan WeChat Pay. “ Kalau di Amerika, biasanya ada tanda titik untuk desimal. Jadi, saya pikir sistem dompet elektronik juga sama. Nggak tahunya beda dan saya ternyata membayar terlalu banyak,” kata dia.
Tersentuh dengan kejujuran Zhang, Liu memutuskan untuk memberikan uang 6.300 yuan (Rp13,29 juta). Tapi, sopir ini menolak. Perasaan Liu tersentuh untuk kedua kalinya.
“ Saya tidak percaya. Untuk beberapa orang, uang adalah tujuan utama dan 6.500 yuan itu uang yang sangat banyak. Saya merasa terkesan kemarin karena kamu mengembalikannya. Saya sangat menghargai itu,” kata Liu. (ism)
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng

Menjelajah Pulau Obi, Komunitas Libas Harita Nickel Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan