Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Di Daerah Ini, Sopir Taksi Akan Didenda Hingga Rp4 Juta Jika Melanggar Peraturan.
Dream – Siapa yang tak jengkel jika harus naik taksi namun si sopir hanya mau mengantar jia membayar dengan argo kuda? Ulah itu kerap kita temui di berbagai kota di Indonesia. Namun jangan berharap para sopir melakukan ulah itu di Shanghai, China.
Para sopir taksi yang ketahuan mengenakan tarif argo harus bersiap-siap kenda denda Rp4 juta.
Dilansir dari Shanghaiist, Jumat 15 September 2017, otoritas transportasi publik di Shanghai akan merilis aturan denda baru untuk sopir taksi pada akhir tahun 2017.
Pengemudi taksi yang melakukan pelanggaran ringan seperti tidak memakai seragam, tidak menjaga kerapian mobil, tak sopan kepada penumpang, dan merokok di dalam taksi, akan mendapatkan denda sebesar 50-200 yuan (Rp101 ribu-Rp2,6 juta).
Sementara untuk sopir yang nekat mengenakan tarif argo kuda akan didenda antara 200 yuan-2000 yuan atau sekitar Rp4,04 juta.
Otoritas transportasi umum China memang semakin tegas mengatur moda transportasi ini. Apalagi, sopir taksi yang bermasalah di negara tersebut. Tahun lalu, seorang sopir taksi di Shanghai dipecat karena menyentuh paha perempuan berusia 14 tahun ketika membawanya pulang dari sekolah. Lalu, awal tahun ini seorang sopir taksi ditangkap polisi karena menggunakan foto palsu untuk surat keterangan sopir taksi.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari