Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
(YouTube)
Dream - Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dari sebuah desa di Maharashtra, India memiliki kondisi aneh yakni kepalanya menggantung pada sudut 180 derajat.
Kondisi bocah bernama Mahindra Ahirwar tersebut disebabkan oleh miopati, penyakit yang menyerang otot primer sehingga menimbulkan kondisi lemah otot. Untungnya, seorang seorang wanita yang tinggal di Liverpool, Inggris yang terketuk hatinya untuk menolong Mahindra.
Wanita bernama Julie Jones itu menggalang dana melalui crowdfunding untuk menolong Mahindra. Padahal keduanya tidak pernah kenal atau memiliki hubungan keluarga.

Mahindra lahir dengan kondisi langka yang disebut congenital myopathy (miopati bawaan) atau gangguan otot pada bayi. Dalam kasus Mahindra, otot lehernya sangat lemah sehingga tidak bisa menahan kepalanya seperti orang normal namun menggantung pada sudut 180 derajat.
Orang Tua Berharap Kematiannya....
© Dream
Dia sekarang berusia 13 tahun tapi kondisinya tidak seperti anak-anak lain seusianya. Dia selalu merasa kesakitan dan sangat bergantung pada teman-teman dan keluarga. Penderitaannya yang sedemikian rupa sehingga orang tuanya berharap untuk kematiannya.
Orangtua Mahindra, Mukesh dan Sumitra, membawanya ke lebih dari 50 dokter di India tetapi tidak berhasil. Setiap dokter yang mereka temui mengatakan setia upaya operasi bedah untuk memperbaiki kondisi Mahindra bisa membunuh anak itu.
Penderitaan Mahindra ternyata didengar oleh Julie dan ibu dua anak inipun bertekad untuk mengubah hidup anak tersebut selamanya.
© Dream
Julie kemudian menyiapkan kampanye penggalangan dana melalui crowdfunding dan berhasil mengumpulkan 9 lakh rupees (sekitar Rp 180 juta) untuk pengobatan Mahindra.
Dengan dana tersebut, Mahindra dan keluarga dibawa ke Rumah Sakit Apollo Delhi. Dokter bedah tulang belakang yang terkenal di dunia, Dr Rajagopalan Krishnan, melakukan operasi korektif pada Mahindra.
Dokter Rajagopalan membuang cakram dari lehernya dan menggantinya dengan tulang cangkok yang diambil dari panggul.
Mahindra sekarang memakai pelat logam untuk mendukung lehernya agar tetap lurus dan juga harus memakai penjepit selama 6 bulan.

Dia sekarang bisa bernafas lebih mudah dan makan dan minum sendiri. Dia juga telah mulai bermain dengan teman-temannya dan belajar bagaimana menulis.
(Sumber: Indiatoday)
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih