Amalan-amalan Istimewa Hari Jumat yang Sering Terlupakan

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 17 November 2017 07:02
Amalan-amalan Istimewa Hari Jumat yang Sering Terlupakan
Selain mandi wajib atau memotong kuku, ada amalan istimewa lain di hari Jumat.

Dream - Jumat merupakan hari yang penuh keberkahan. Pahala banyak disebar selama sehari penuh. Karenanya muslim banyak dianjurkan memperbanyak amalan di hari Jumat. Ini untuk meraih banyaknya pahala yang tersebar tersebut.

Mungkin sebagian umat Islam selama ini hanya mengetahui amalan sunah di hari Jumat seperti mandi wajib baik karena junub maupun tidak. Amalan lain seperti memotong kuku dan mencukur bulu kemaluan juga sudah banyak diamalkan.

Padahal di luar  tiga hal tadi, masih ada amalan sunah lain di hari Jumat. Dan amalan-amalan ini kerap terlupakan.

Amalan tersebut seperti membaca Surat As Sajdah dan Al Insan saat sholat subuh hari Jumat. Hal ini berdasarkan hadis diriwayatkan Muslim dari Abu Hurairah RA.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa membaca pada sholat subuh di hari Jumat 'Alam Tanzil …' (surat As Sajdah) pada rakaat pertama dan " Hal ataa 'alal insaani hiinum minad dahri lam yakun syai-am madzkuro" (surat Al Insan) pada rakaat kedua.

Yang dimaksud As Sajdah adalat surat ke-32 dalam Alquran setelah Al Fatihah. Bukan setiap surat yang mengandung ayat-ayat Sajdah.

Amalan selanjutnya adalah memperbanyak shalawat. Anjuran ini tertuang dalam hadis diriwayatkan Baihaqi dari Abu Umamah, Rasulullah bersabda,

Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.

Amalan berikutnya adalah membaca Surat Al Kahfi. Amalan ini dianjurkan dikerjakan pada malam Jumat atau siang harinya.

Dalam hadis diriwayatkan Al Hakim dari Abu Sa'id Al Khudri, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,

Barangsiapa membaca Surat Al Kahfi sebagaimana diturunkan, maka ia akan mendapatkan cahaya dari tempat ia berdiri hingga Mekah. Barangsiapa membaca 10 akhir ayatnya, kemudian keluar Dajjal, maka ia tidak akan dikuasai. Barangsiapa yang berwudhu, lalu ia ucapkan: Subhanakallahumma wa bi hamdika laa ilaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik (Maha suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau, aku senantiasa memohon ampun dan bertobat pada-Mu), maka akan dicatat baginya di kertas dan dicetak sehingga tidak akan luntur hingga hari kiamat.

 

Selengkapnya...

Beri Komentar