Ilustrasi
Dream - Belakangan kerap kita jumpai praktik main hakim sendiri. Masyarakat begitu tega melakukan penghakiman fisik meski tidak tahu duduk perkara sebenarnya.
Sang korban bernasib sangat tragis. Mereka harus kehilangan kehormatan hingga nyawa karena tuduhan yang pernah mereka lakukan.
Masyarakat terlanjur marah dan tidak bisa diredam. Penyebabnya adalah kalimat-kalimat berisi hasutan.
Sejatinya, hasutan bukanlah perbuatan yang patut. Karena hasutan, nama baik dan hak hidup seseorang bisa tercabut.
Allah SWT sendiri melarang manusia untuk melakukan perbuatan menghasut. Hasut pun dinyatakan sebagai dosa besar. Larangan tersebut tertuang dalam Surat Al Qalam ayat 10-11.
Dan janganlah kamu ikuti siapapun yang mengobral sumpah lagi berkarakter rendah, yang suka mencela yang senang mengadudomba (memfitnah).
Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah Muhammad SAW memberikan penjelasan mengenai orang paling buruk. Salah satunya adalah penghasut.
Maukah kalian aku beritahu tentang orang-orang yang paling buruk di antara kalian. Yaitu orang-orang yang kerjanya mengadu domba (menghasut), yang gemar menceraiberaikan orang-orang yang saling mengasihi/bersahabat, dan yang suka mencari kekurangan pada manusia yang tidak berdosa.
Bahkan dalam riwayat Muslim, Rasulullah secara tegas menyatakan para penghasut tidak akan masuk surga.
Dari Hudzaifah, beliau mendapatkan laporan tentang adanya seseorang yang suka melakukan adudomba maka beliau mengatakan bahwa beliau mendengar Rasulullah bersabda, " Pelaku adu domba tidak akan masuk surga."
(ism)
Advertisement
Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri
