Cerita Sebenarnya Wanita Mualaf Dicerai Suami Lalu Murtad

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 26 Juli 2017 10:01
Cerita Sebenarnya Wanita Mualaf Dicerai Suami Lalu Murtad
Setelah menjadi mualaf, dia telah diceraikan suami dan dibuang oleh keluarganya sendiri. Yang menjadi persoalan adalah ketika dia difitnah telah...

Dream - Berita viral tapi tanpa bukti yang jelas atau sering disebut hoax merupakan satu masalah yang harus dianggap serius saat ini.

Apalagi jika berita palsu itu melibatkan agama seseorang. Itu sudah termasuk keterlaluan dan tidak mudah dimaafkan.

Seperti kisah mualaf bernama Nur Hidayah Low Abdullah dari Melaka, Malaysia ini. Dia telah memeluk agama Islam.

Tetapi, setelah mualaf, kisah pahit justru dia alami. Sang suami menceraikannya dan keluarganya tega membuangnya.

Yang menjadi persoalan adalah ketika dia difitnah telah murtad. Dia juga diisukan menyerahkan anaknya kepada orang lain dan ingin kembali ke agama asalnya.

Akibat berita itu, pihak Dewan Agama Islam dan Adat Istiadat Melayu Perlis (MAIPs) telah melakukan investigasi dan bertemu dengan Hidayah.

 

1 dari 2 halaman

Ini Hasil Investigasinya

Hasil investigasi menyebutkan Hidayah membantah isu miring tersebut. Dia menegaskan berita itu palsu dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Selain dikabarkan murtad, asal usul Hidayah dari Sarawak juga dibilang bohong belaka. Kabar hoax itu menyebut Hidayah aslinya berasal dari Melaka dan pindah ke Perlis beberapa bulan yang lalu.

Seperti para mualaf lainnya, Hidayah mendapat bantuan uang senilai 200 ringgit dari MAIPS yang dibayarkan setiap bulan untuk memenuhi kebutuhannya sampai dia bisa mandiri.

Selain itu, pihak Departemen Kesejahteraan Sosial dan PERKIM turut memberikan bantuan yang sepatutnya kepada Hidayah.

Seorang imam masjid desa juga memberikan tempat perlindungan kepada Hidayah di rumah toko miliknya secara gratis. Hidayah juga sering menghadiri kelas agama yang diselenggarakan oleh pihak PERKIM.

 

2 dari 2 halaman

Fitnah yang Kejam

Mufti Negeri Perlis, Datuk Dr. Mohd Asri Zainul Abidin menyampaikan jutaan terima kasih kepada umat Islam yang sudi membantu Hidayah.

Selain itu, Mohd Azri juga menghimbau agar umat Islam tidak sewenang-wenang menyebarkan berita palsu demi kepentingan diri sendiri.

“ Fitnah bukanlah satu perkara kecil yang dapat dipandang ringan. Ia merupakan satu dosa di mana kita harus meminta maaf kepada orang yang difitnah.”

(Sumber: Mynewshub.cc)

Beri Komentar