Diajak Ngebut Pakai Proton, Presiden Jokowi Kegirangan

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 10 Februari 2015 14:14
Diajak Ngebut Pakai Proton, Presiden Jokowi Kegirangan
Menurut mantan orang terkuat di negeri Jiran, Mahathir Mohamad, Presiden Jokowi sangat terkesan dengan Proton.

Dream - Diajak mencoba salah satu mobil produksi Proton Malaysia oleh mantan orang terkuat di negara tersebut dengan kecepatan 'agak' tinggi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) nampak tenang dan senyum-senyum saja.

Direktur utama Proton, Tun Mahathir Mohamad menjadi 'sopir' Presiden Jokowi. Presiden ke-7 RI itu menjajal Proton Iriz sebanyak tiga laps di trek pengujian perusahaan tersebut, Jumat pekan lalu.

Mahathir mengemudikan Iriz dengan kecepatan yang lumayan untuk seukuran pria berusia 90 tahun tersebut. Namun yang menjadi penumpang, yakni Presiden Jokowi, malah terlihat senang dan senyum-senyum.

" Biasanya, orang tidak suka disopiri pria yang yang sudah menginjak usia 90 tahun dengan kecepatan 'agak' tinggi, tapi ia (Presiden Jokowi) tidak takut - dia malah senang dan tersenyum," kata Mahathir memuji dikutip Dream.co.id dari laman The Star, Selasa 10 Februari 2015.

Kedatangan Presiden Jokowi ke Malaysia untuk menghadiri penandatanganan memorandum of understanding antara pabrik otomotif Malaysia Proton dan PT Adiperkasa Citra Lestari untuk mengembangkan mobil nasional Indonesia.

Menurut Mahathir, Jokowi sangat terkesan dengan Proton. " Dia terlihat senang dengan yang dilihat dan dialaminya, dan saya pikir dia orang yang sangat berdedikasi dalam bekerja."

" Dia ingin menjadikan Indonesia lebih baik dan dia merasa, dalam beberapa bidang, Malaysia tepat untuk menjadi contoh yang baik," tambah Mahathir.

Presiden Jokowi juga sempat mencuri perhatian publik Negeri Jiran saat mengindahkan protokol dan langsung keluar dari mobil untuk menyapa warga, yang berkumpul di depan Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia.

Rohana Sulaiman, seorang pedagang di sekitar kedutaan, mengatakan dia terkejut datang dan berbincang-bincang dengannya. Presiden bahkan tidak keberatan diajak selfie.

" Saya kira saya tidak akan punya kesempatan seperti ini lagi jika di Indonesia." (Ism) 

Beri Komentar