Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Gus Bombong (berpeci Hitam-merdeka.com)
Dream - Gus Bombong. Begitu pemuda ini basa disapa. Nama pemuda berusia 22 tahun ini tengah menjadi buah bibir setelah terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen, Jawa Tengah, untuk periode 2014-2019.
Kisah Gus Bombong menuju kursi DPRD Sragen ini cukup unik. Pemilik nama asli Bombong Lukito Samudro itu tak pernah mendaftarkan diri sebagai calon legislatif pada pemilu legislatif April silam. Dia dicalonkan oleh santri Ponpes Nurul Huda Sragen melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Gus Bombong ini awalnya kaget ketika didaftarkan menjadi caleg DPRD oleh santri Ponpes Nurul Huda itu. Dia memang tak berniat mencalonkan diri. Namun ya sudah, dirinya tetap siap menjalankan amanah. Saat kampanye pun dia mengaku tak megeluarkan duit sepeser pun.
Dengan semangat mudanya, pria kelahiran Sragen, 28 Maret 1992 ini bertekad mengembalikan gajinya sebagai anggota DPRD kepada rakyat. Sebab, dia merasa diusung oleh rakyat.
"Bukannya nggak mau terima gaji, saya terima gajinya, terus saya kasih ke rakyat. Biasanya untuk membenahi langgar atau musala dan jalan. Ya untuk silahturahmi dan sosial pokoknya," kata Bombong dikutip Dream dari merdeka.com, Senin 15 September 2014.
Menurut Bombong, gaji yang diterima sebagai anggota DPRD hampir Rp 10 juta. "Kurang lebih itu Rp 9.916.000 (sembilan juta sembilan ratus enam belas ribu), itu sudah termasuk dipotong partai," ujar dia.
Bombong mengaku hanya punya visi dan misi yang sederhana. Dia ingin menjadikan Sragen lebih baik dan benar. Walau demikian, dia mengakui masih bingung duduk sebagai wakil rakyat. "Saya kan belum tahu yang sepenuhnya, sambil jalan dan belajar. Saya juga masih kecil," kata dia.
Meski masih meraba-raba sebagai anggota DPRD, Bombong sesumbar akan membenahi jalanan Sragen yang rusak. Terutama jalan yang menghubungkan antardesa.
"Jalan-jalan (di Sragen) pada rusak. Baru saja saya ngaspal jalan hampir 1 kilometer di Desa Gamping," ucap Gus Bombong. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal