Ngakak! Kisah Gus Dur dan Kepala Ikan Murah

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 19 Juli 2018 10:01
Ngakak! Kisah Gus Dur dan Kepala Ikan Murah
Gus Dur ternyata mahir memasak.

Dream - Selain sebagai pemikir, KH Abdurrahman Wahid semasa hidupnya rupanya punya hobi kuliner. Dia tahu tempat-tempat makan yang lezat di tiap-tiap kota.

Rupanya, hobi kulineran Gus Dur tidak jauh dari bakatnya memasak. Hal itu diakui oleh teman-teman Gus Dur sewaktu masih menempuh pendidikan di luar negeri.

Bagi Gus Dur, makan enak tidak harus mahal. Apalagi ketika masih menjadi mahasiswa. Gus Dur lihai menghemat biaya makan.

Sewaktu tinggal di asrama, ada kesepakatan mengenai jatah masak bergilir. Ketika mendapat giliran, Gus Dur kadang memasak kepala ikan.

Karena terkenal akan rasanya yang lezat, masakan Gus Dur selalu ludes. Banyak mahasiswa yang senang dengan masakan Gus Dur. Presiden keempat Indonesia itu sampai punya pedagang ikan langganan. 

Suatu hari, Gus Dur tidak bisa memasak karena ada keperluan mendadak. Maka tugas Gus Dur digantikan oleh temannya.

Teman Gus Dur itu lalu berbelanja di pedagang ikan langganannya. Tiba di sana, teman Gus Dur itu ditanya oleh si pedagang ikan.

" Mana temanmu yang biasa ke sini?" tanya si pedagang.

" Dia sedang sibuk dan saya yang menggantikannya," kata teman Gus Dur.

" Kawanmu itu hebat ya, punya kucing 20, dia bisa memelihara dengan telaten," kata si pedagang ikan.

" Kucing? 20? Tidak keliru kamu siapa teman saya?" kata teman Gus Dur dengan agak kaget.

" Lho, temanmu si Abdurrahman itu, kalau ke sini selalu beli kepala ikan, katanya untuk kucingnya yang 20 ekor itu. Saya kasih murah karena dia mau memelihara hewan telaten seperti itu," ucap di pedagang ikan.

Jawaban itu membuat teman Gus Dur terdiam. Dia lalu pergi dan batal membeli kepala ikan.

Dia memilih membeli bahan pangan yang lain. Alhasil, anggaran belanjanya jadi naik.

Selengkapnya...

Beri Komentar