`Hati Saya Serasa Diaduk-aduk`

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 15 Juni 2015 13:41
`Hati Saya Serasa Diaduk-aduk`
Pemandangan seorang bocah pengungsi muslim Rohingya tidur sendirian beralas dipan dengan telanjang dada, membuat ikon motivator Indonesia kehabisan kata.

Dream - Bulan Syaban sebentar lagi berakhir. Semua jiwa dan raga riuh dalam penyambutan Ramadan untuk kembali ke fitrahnya.

Inilah yang begitu dirasa Ippho Santosa, salah satu ikon motivator dan enterpreneur muda Indonesia. Ippho ingin menyiapkan puasa dengan menghidupkan jiwa, salah satunya bersama muslim Rohingya dalam kunjungan silaturahminya selama beberapa hari ke kamp pengungsi Rohingya di Kuala Langsa, Aceh, pekan kemarin.

Matahari yang menyengat tak sanggup lunturkan semangat Ippho menjumpai pengungsi. Langkahnya kian tak sabar menuju barak mereka meski rombongan baru tiba.

Matanya tak lepas mengindera semua suasana, seperti ingin menghidupkan rasa. Begitu melihat seorang bocah kecil tidur sendirian beralas dipan dengan telanjang dada, hati Ippoh...Selengkapnya klik di sini. (Ism) 

Baca Juga: Warga Sumatera Barat Siap Muliakan Pengungsi Rohingya Kenduri untuk Rohingya Bantu Rohingya, Indonesia Semoga Tiru Kaum Anshor Tangis Peggy Melati Sukma untuk Hafiz Pengungsi Rohingya Bocah-bocah Pengungsi Rohingya Itu Hafiz Quran Memuliakan Rohingya di Bumi Aceh Kisah Heroik Penyelamatan Rohingya: Allahu Akbar, Allahu Akbar

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More