Ketika Kopassus Turun Tangan Ringkus Begal

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 8 Mei 2015 12:16
Ketika Kopassus Turun Tangan Ringkus Begal
Sebagai seorang prajurit terlatih dan mempunyai naluri tinggi, dengan mudah dapat membekuk pelaku.

Dream - Dua Prajurit Kopassus berhasil meringkus begal yang sedang melakukan aksi penjambretan di depan gang mesjid Jalan Kecapi, Kelurahan Jati Rahayu, Pondok Melati, Bekasi, tepatnya di depan rumah susun sewa (rusunawa) Mabes TNI, Rabu kemarin.

Dikutip Dream dari laman tniad.mild.id, Jumat 8 Mei 2015, kejadian bermula saat korban yang bernama Daisy Yuliani Siregar sedang membeli gorengan. Pada saat korban ingin membayar tiba-tiba datang dua orang pelaku menggunakan sepeda motor dan merampas tas.

Korban berusaha berteriak dan mengejar motor pelaku. Pada waktu yang bersamaan melintas dua orang Kopassus yang sedang mengendarai mobil dinas TNI AD.

Melihat kejadian tersebut, kedua prajurit Kopassus, Serda Bagus Eko anggota Sat 81 Kopassus dan Pratu Ali Anggota Denma Kopassus itu, langsung turun dari mobil dinasnya dan mengejar pelaku.

Sebagai seorang prajurit terlatih dan mempunyai naluri tinggi, dengan mudah mereka dapat membekuk pelaku.

Pelaku yang bernama Ryan Maulana (19) dan Rizal (19) itu langsung dibawa ke Mapolsek Pondok Gede beserta barang bukti berupa tas milik korban berisi satu unit handphone Blackberry, satu unit HP Esia dan uang tunai sebesar Rp 1,5 juta beserta satu buah motor Mio milik pelaku.

Tolong Pilot yang Terbakar

Tim Kesehatan Kopassus yang tergabung dalam PTPAD yaitu Letda Ckm Anwar, Praka Suprio dan PNS Jarwo dari Kesehatan Grup-1 Kopassus, juga berhasil mengeluarkan korban dari kabin pilot pesawat jenis City 2 milik organisasi FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) yang mengalami kecelakaan di Pondok Cabe Tangerang Kamis kemarin.

Korban yang bernama Sugeng (53) diamankan dan diberi pertolongan pertama di samping pesawat yang terbakar.

Korban secara cepat dikeluarkan dari kabin pilot, setelah mendapat perawatan kegawatdaruratan dan kondisi korban cukup stabil, korban kemudian dievakuasi ke RSPAD Gatot Subroto dengan heli Bolcow Penerbad TNI AD. Saat ini korban ditangani oleh tim kesehatan RSPAD Gatot Subroto.

Pesawat latih tipe Swayasa Single Seater dengan nomor registrasi PKS-317 yang gagal mendarat itu terbakar habis, dan yang tersisa hanya mesin dan rangka di Taxiway B, depan Hanggar II Bandara Pondok Cabe, Tangerang.

Pesawat berangkat dari Palembang menuju Jakarta mengalami turbulensi udara sehingga mengakibatkan pesawat oleng, jatuh dan terbakar. Korban mengalami luka bakar (burn injury) derajat 4 (atau luas luka Bakar 90%).

Beri Komentar