Lydia, Hijaber Lulusan Terbaik dengan IPK Nyaris Sempurna

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 1 September 2014 14:44
Lydia, Hijaber Lulusan Terbaik dengan IPK Nyaris Sempurna
Ia lulus dalam waktu kurang dari empat tahun dengan IPK 3,90. Dengan ilmunya, ia ingin ikut membantu masyarakat, terutama dari segi pendidikan.

Dream - Lydia Febriani tak menyangka begitu namanya disebut rektor sebagai salah satu wisudawan terbaik Universitas Padjadjaran (Unpad) saat prosesi wisuda pekan kemarin.

Gadis berhijab ini merupakan lulusan Fakultas Peternakan Unpad yang mendapatkan penghargaan, sebagai Wisudawan Terbaik Program Sarjana pada Wisuda Gelombang IV Tahun Akademik 2013/2014.

“ Saya sebetulnya enggak nyangka kalau ternyata dapat wisudawan terbaik. Saya baru tahu pada saat prosesi. Saya juga merasa bersyukur sekali,” kata Lydia dikutip Dream.co.id dari laman Unpad.ac.id, Senin 1 September 2014.

Skripsinya yang berjudul " Pengaruh Penggunaan Kedelai (Glycine Max) Olahan Secara Fisik dalam Ransum terhadap Performa Ayam Broiler" telah mengantarnya menjadi Sarjana Peternakan pada April 2014 lalu. Ia lulus dalam waktu kurang dari empat tahun dengan IPK 3,90.

Gadis kelahiran 10 Februari 1992 ini mengaku tidak memiliki target khusus selama mengikuti perkuliahan. Lydia hanya berusaha mengikuti perkuliahan sebaik mungkin.

Dalam belajar, ia tidak suka menghapal. Ia lebih senang memahami materi pelajaran yang diterimanya dengan banyak membaca. Tentu saja banyak membaca bukan hanya pada saat hendak ujian saja.

Selain itu, yang paling penting dalam hidupnya adalah menentukan skala prioritas. Selain banyak belajar, Lydia juga cukup aktif berorganisasi di kampusnya.

Diantaranya, ia aktif di Kelompok Studi Profesi Ternak Perah (KSPTP) Fapet Unpad pada divisi pengolahan. Ia juga masih memiliki cukup waktu untuk berkumpul bersama teman-temannya dan juga keluarga.

" Kalau kita sudah punya prioritas, manajemen waktunya pasti ikut. Nanti di situ kita punya prioritas antara kuliah, organisasi, sama keluarga," ujar Lydia, yang juga aktif menjadi asisten dosen untuk beberapa mata kuliah di kampusnya.

Lydia sendiri memiliki moto hidup 'Jadilah diri sendiri'. Menurutnya, kita harus percaya dengan kemampuan kita untuk menjadi orang hebat. Sejak duduk di bangku SMA Lydia memang selalu diajarkan untuk tetap menjadi diri sendiri agar bisa sukses.

" Intinya, tanpa menjadi orang lain kita bisa menjadi hebat. Jadi percaya saja sama diri sendiri," ujar sulung dari dua bersaudara, putri pasangan Beni dan Dewi Kartiwi ini.

Dalam ilmu peternakan, Lydia memiliki minat pada ilmu nutrisi, karena sesuai dengan bidang yang disukainya sejak SMA, Kimia. Lydia yang merupakan lulusan SMK Analis Kimia merasa banyak materi disukainya saat mendalami ilmu nutrisi, seperti pengujian pakan dan pengujian teknologi hasil ternak.

Dengan ilmunya, ia ingin ikut membantu masyarakat, terutama dari segi pendidikan. " Semoga saya bisa mengamalkan ilmu-ilmu yang saya dapat," kata dia. (Ism)

Beri Komentar