6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Pesawat Air Zimbabwe (Sumber: Venturesafrica.com)
Dream - Tak seperti penerbangan sewajarnya, dalam penerbangan ini seorang pria menjadi satu-satunya penumpang di pesawat Air Zimbabwe.
Pria bernama Nigel Short terbang dari Johannesburg, Afrika Selatan ke Victoria Falls di Zimbabwe seorang diri. Pesawat Boeing 737 yang ditumpanginya memiliki kapasitas sebanyak 105 kursi. Namun tak dinyana, saat memasuki pesawat ia malah mendapati tak ada penumpang lain di dalamnya.
Dilansir dari laman Foxnews, Kamis 20 Agustus 2015, Nigel mengatakan, ia sempat mengira dirinya salah naik pesawat. Ia bahkan sempat kembali keluar pesawat hingga 5 kali untuk memastikan bahwa ia berada dalam pesawat yang benar.
" Saya pergi check in dan mereka bilang jangan terlambat karena kami hanya memiliki 4 penumpang. Jadi, saya berusaha untuk sampai di gate dengan tepat waktu. Namun ternyata tak ada seorang pun di sana," ujar Nigel
Setelah sempat kebingungan, akhirnya awak pesawat menginformasikan kepada Nigel bahwa ia akan terbang sendiri tanpa penumpang lain.
Penerbangan itu bak penerbangan pribadi bagi Nigel. Ia pun bebas memilih untuk duduk di kursi mana saja. Bahkan dalam setiap pengumuman atau demonstrasi yang dilakukan awak pesawat, kata yang seharusnya 'penumpang' berubah menjadi namanya 'Tuan Short'.
" Saya tidak bisa membayangkan. Saya rasa, saya tidak akan pernah memiliki pengalaman seperti itu lagi," katanya.
Karena begitu terkesan, Nigel sampai-sampai membagi cerita pengalamannya itu ke media sosial.
" Saya tidak mengatakan bahwa mereka kehilangan uang, tapi saya satu-satunya penumpang di Air Zimbabwe 737 dari Jo'burg-Victoria Falls," begitu tulisnya di twitter. Tak ayal publik pun ramai mengomentari hal ini.
Sementara pihak maskapai Air Zimbabwe menanggapi, penerbangan yang membawa penumpang sedikit sebetulnya boleh saja dibatalkan.
Namun, Asisten dari CEO Air Zimbabwe, Emma Benhura menjelaskan bahwa pembatalan penerbangan tak dilakukan untuk alasan operasional dan profesionalitas. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
