Doktor Tertua Perancis Raih Gelar dari Disertasi 30 Tahun Lalu

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 21 Maret 2016 16:02
Doktor Tertua Perancis Raih Gelar dari Disertasi 30 Tahun Lalu
Calotte Bourlier menyelesaikan tesis yang sudah dimulainya 30 tahun lalu, setelah pensiun dari mengajar.

Dream - Colette Bourlier, nenek berusia 91 tahun ini dinobatkan sebagai Doktor Tertua di Perancis. Dia meraih gelar PhD setelah menyelesaikan disertasinya yang telah dimulai pada 30 tahun sebelumnya.

Bourlier kemudian meraih penghargaan atas dedikasinya terhadap dunia ilmu. Dia berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan penguji Universitas Franche-Comte di Besancon, bagian timur Perancis.

" Saya mengambil sedikit waktu untuk menulis karena saya harus istirahat," ujar Bourlier saat menjelaskan waktu luar biasa untuk pengerjaan karyanya berjudul 'Pekerja Imigran di Besancon di paruh kedua abad 21'.

Disertasi tersebut ditulis berdasarkan pengalaman Bourlier sebagai guru pada program keaksaraan bagi imigran di kota timur Perancis tersebut.

Dia tertarik menempuh pendidikan untuk gelar PhD setelah pensiun pada 1983. Normalnya, gelar PhD di Perancis ditempuh dalam rentang waktu sekitar tiga tahun.

" Tapi Bourlier merupakan mahasiswa yang sangat berbeda," ujar Serge Ormaux, profesor pembimbing Bourlier.

" Dia mungkin satu-satunya orang yang tahu seluruh aspek secara rinci kasus tersebut dan dia sanggup merangkai semuanya secara bersamaan. Dia didukung dengan analisis statistik," kata Ormaoux.

Sumber: emirates247.com

Beri Komentar