"Seseorang Kendalikan MH370, Sengaja Dihujam ke Laut"

Reporter : Puri Yuanita
Kamis, 4 Agustus 2016 09:31
Sebuah teori baru tentang kecelakaan MH370 diungkapkan oleh seorang ahli. Ia menduga pesawat nahas tersebut sengaja dihujamkan ke laut oleh seseorang.

Dream - Berbagai teori dikemukakan para ahli terkait pesawat Boeing 777 milik maskapai Malaysian Airlines MH370, yang hilang tanpa jejak sejak Maret 2014 lalu.

Kali ini sebuah teori diungkapkan ahli kecelakaan udara Larry Vance dari Kanada. Kepada program berita Australia, 60 Minutes, Vance mengatakan dia percaya pesawat tersebut sengaja dihunjamkan ke laut.

Vance berani menyatakan hal itu dengan meneliti temuan bagian sayap atau flaperon yang ditemukan di bibir pantai Madagaskar pada beberapa waktu lalu.

" Seseorang secara sengaja menerbangkan pesawat terbang ke dalam air," katanya kepada 60 Minutes pada hari Minggu kemarin.

Setelah Bagian Sayap, Ditemukan Koper, Diduga dari MH370© MEN

Sebelumnya tim pencari MH370 Australia menduga pesawat nahas itu tidak sedang dikendalikan pilot atau siapa pun ketika jatuh dan membunuh 239 orang di dalamnya saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014.

Namun Vance yakin potongan flaperon yang ditemukan di Madagaskar menunjukkan 'bukti yang definitif' bahwa, pesawat sengaja diarahkan untuk menghunjam ke laut. Dan hal itu hanya bisa dilakukan oleh seseorang, bukan pilot otomatis.

Selain, lanjut Vance, sulitnya mencari puing-puing yang berserak juga menunjukkan MH370 mendarat dalam keadaan terkendali.

 

1 dari 2 halaman

Sengaja?

Dream - Vance juga menambahkan ketika ditemukan tepi flaperon terlihat bergerigi. Kondisi itu disebabkan flaperon mengalami gesekan dengan tekanan air yang tinggi. Hal itu dapat terjadi hanya jika seseorang dengan sengaja menerbangkan pesawat ke laut.

" Ini jelas adalah kecelakaan yang akibat rekayasa manusia, tidak ada penjelasan lain," katanya.

Bukan hanya Vance saja yang curiga bahwa ini adalah kecelakaan yang disengaja. Penyelidik kecelakaan dari Biro Keselamatan Transportasi Australia Peter Foley juga menemukan kesimpulan yang sama.

Menurut Foley, analisis terhadap flaperon yang dilakukan otoritas Perancis menunjukkan kemungkinan pesawat itu dalam 'kondisi sengaja didaratkan'.

 

2 dari 2 halaman

Dikendalikan dari Ruang Kontrol?

Dream - Sejak ditemukan, flaperon itu dipegang oleh otoritas Perancis, dan usaha penyelidik Malaysia untuk meminta bukti penting tersebut menemui jalan buntu dalam setahun terakhir.

Foley menjelaskan jika pesawat itu dipiloti sampai akhir, maka seharusnya bisa mendarat di luar area pencarian saat ini.

" Ada kemungkinan ada seseorang di ruang kontrol hingga pesawat mengalami kecelakaan dan kita masih mencari bukti untuk mendukung itu," ujar Foley.

Baru-baru ini kepolisian Malaysia menemukan satu set komputer yang berisi permainan simulasi penerbangan di rumah kapten pilot MH370, Zaharie Ahmad Shah.

Setelah menyelidiki jejak berkas permainan simulasi itu, kepolisian Malaysia menemukan Kapten Zaharie diduga membuat rencana simulasi terbang ke rute MH370 kemungkinan hilang yaitu di Samudera Hindia.

Dia membuat rute simulasi terbang ke Samudera Hindia itu satu bulan sebelum MH370 hilang.

(Sumber: theguardian.com)

 

Beri Komentar