Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Saling memberi adalah bagian dari kehidupan manusia. Namun demikian, sebuah pemberian dari seseorang tidaklah boleh dilepaskan dari keberadaan Allah SWT.
Tatkala menerima pemberian, yang harus selalu diingat adalah siapa sebenarnya di balik pemberian itu agar kita tidak jadi lupa, ada Allah, Sang Maha Kaya, yang sebenarnya menggerakkan orang untuk memberikan sesuatu kepada kita.
Ibnu Athaillah, sang ulama sufi, mengingatkan kita dengan kalimat berikut.
" Pemberian makhluk hakikatnya terluput. Sedangkan penangguhan dari Allah adalah kebaikan."
Melupakan Allah di setiap pemberian sama saja dengan pengakuan akan kepemilikan oleh manusia. Padahal, manusia sebenarnya tidak memiliki apapun karena semua adalah milik Allah SWT.
Hal ini, tanpa kita sadari, bisa menjadi jalan yang menjerumuskan pada kesyirikan. Kita sampai tidak terasa karena begitu halus jebakannya.
Syeikh Al Iqshara'i dalam Ihkamul Hikam mengingatkan kita dengan pendapat demikian.
" Memandang hubungan sebuah pemberian dari manusia sama saja menetapkan kepemilikan mereka dengan menetapkan kehadiran mereka. Dengan demikian memandang keesaan wujud Allah, keesaan kuasa, dan perbuatan-Nya dalam pemberian menjadi luput."
Meski demikian, janganlah kita menganggap penangguhan dari Allah sebagai bentuk tidak terkabulnya doa. Karena penangguhan itu bisa jadi merupakan kebaikan bagi kita sendiri.
Kita menjadi punya banyak runag untuk merenung hingga menyadari begitu besarnya kuasa Allah.
" Memandang penangguhan dari Allah adalah sebuah kebaikan karena meniscayakan keesaan perbuatan-Nya dan kepemilikan zat anugerah itu ketika penangguhan agar ahli makrifat dapat menyaksikannya. Penangguhan itu merupakan tanda yang diberikan pada setiap hal."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang