Dream - Nisfu Sya'ban merupakan saat yang sayang untuk dilewatkan. Sebab di malam ini, Allah menyebarkan pengampunan bagi semua makhluknya.
Sayyid Muhammad bin Alawy Al Maliki dalam Ma Dza fi Sya'ban menyebut malam Nisfu Sya'ban merupakan Lailatul Maghfirah atau malam pengampunan dosa-dosa.
Saat Nisfu Sya'ban, Allah mengampuni orang-orang yang memohon ampunan atas dosa-dosanya. Namun demikian, tidak semua dosa diampuni.
Sayyid Muhammad Al Maliky menyebutkan dosa yang tidak serta diampuni di malam Nisfu Sya'ban. Dosa tersebut yaitu yang termasuk dosa sangat besar yaitu syirik dan orang munafik sebab telah menyebabkan perpecahan umat.
Dasarnya adalah hadis riwayat Bukhari, Tirmidzi, dan Nasa'i dari Ibnu Mas'ud RA.
" Dari Abdullah bin Mas'ud RA dia berkata, 'Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling berat?' Kemudian Rasulullah menjawab, 'Menjadikan suatu hal sebagai persamaan dari Allah yang telah menciptakanmu (syirik).' Kemudian Abdullah berkata, 'Apalagi wahai Rasulullah?' Rasul menjawab, 'Membunuh orangtuamu karena engkau takut dia makan bersamamu.' Abdullah bertanya lagi, 'Kemudian apalagi wahai Rasul?' 'Kamu berzina dengan istri tetanggamu'."
Syirik merupakan dosa yang tidak terampuni, bahkan ketika dimohonkan ampun pada malam Nisfu Sya'ban.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya