Pria Muslim Dihina Gelandangan, Cara Membalasnya Bikin Kagum

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 2 Februari 2017 07:02
Pria Muslim Dihina Gelandangan, Cara Membalasnya Bikin Kagum
Bukannya malah atau membalas hinaan, pria muslim itu malah....

Dream - Sikap pria muslim ini patut diacungi jempol. Dicemooh dengan ejekan berbau rasial, dia justu membalasnya dengan reaksi terpuji. Bukan dengan amarah apalagi sampai membalas cemooh itu. 

Tak disangka, pria muslim itu justru membalas ucapan rasis si gelandangan dengan mencarikannya pekerjaan. Tak cuma itu. dia juga mencarik sebuah rumah untuk tempat tinggalnya.

Dialah Aminur Chowdhury. Pria muslim ini berasal dari Bradford, Inggris. Kala itu dia dihina oleh seorang gelandangan bernama Ben Gallon.

Mengapa Aminur bisa berbuat demikian, ikuti kisahnya:

 

1 dari 3 halaman

Sempat Terpancing Emosi

Mendapat cemooh, Aminur memutuskan untuk berbicara dari hati ke hati dengan Ben dan mengundangnya untuk minum. Sebagai manusia biasa, Aminur juga mengaku sempat terpancing dengan cemoohan Ben.

" Tapi kemudian merasa tertantang dengan ucapan Ben kepada saya. Saya berhenti dan mengajaknya berbicara dari hati ke hati selama 15 menit," kata Aminur.

Setelah berbicara dengan Ben, Aminur mengatakan bisa membantu mencarikan pekerjaan. Kedua pria yang berseberangan itu pun saling tukar nomor telepon.

Awalnya Ben mengira Aminur hanya bersikap sopan dengan menawarkan pekerjaan. Ternyata Ben salah.

 

2 dari 3 halaman

Gelandangan Tak Percaya Ditolong

Tak disangka Ben mendapat telepon dari Aminur di hari berikutnya. Dia membawa pesan jika Ben menerima panggilan wawancara kerja dari perusahaan teman Aminur.

" Hari berikutnya Aminur menghubungi saya, dan berkata 'Bisakah saya datang menjemput Anda Ben? Saya ada sebuah wawancara kerja untuk Anda'. Pada hari yang sama, dia datang untuk menjemput dan mengantar saya ke Canal Road dan sepuluh menit kemudian saya telah mendapat pekerjaan," kata Ben.

Aminur tidak hanya berhenti di situ saja, dia juga membantu mencarikan apartemen untuk Ben di Bradford.

Ben pun mengaku bahwa dia telah menyesal dengan tindakannya terhadap Aminur.

" Tidak ada pembenaran untuk perbuatan saya. Salut kepadanya karena memaafkan saya. Saya sangat menyesal. Hal positif telah mengatasi situasi ini."

" Saya sudah kapok. Apa yang saya katakan sebenarnya tidak menggambarkan karakter saya, saya bukan rasis," kata Ben dengan penuh sesal.

 

3 dari 3 halaman

Ini Alasan Aminur

Lalu apa yang membuat Aminur melakukan tindakan demikian. " Saya sering menjadi target pelecehan rasial. Tapi cara terbaik untuk mengatasi rasisme adalah dengan menunjukkan sikap toleransi."

" Saya menyadari bahwa saya tidak bisa menjadikan dunia ini lebih baik, tapi saya mencoba untuk mendidik masyarakat," kata Aminur.

Bagi Aminur, apa yang dia lakukan adalah cara yang bagus bagi orang-orang Asia untuk menghadapi rasisme di Inggris.

" Semakin Anda menunjukkan cinta, semakin senang mereka dengan Anda," katanya.

(Sah/ilmfeed.com)

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna