6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Samir Nasri (independent.co.uk)
Dream - Pesepakbola muslim asal Perancis yang bermain di klub Inggris, Manchester City, Samir Nasri prihatin atas meningkatnya Islamophobia dan sentimen anti-muslim di negara asalnya.
" Saat ini lebih sulit di Perancis (menjadi Muslim). Dalam tiga atau empat tahun muslim di sana merasa seperti tidak diperlakukan dengan layak," komentar Nasri kepada The Telegraph, Jumat 9 Mei 2014.
Gelandang keturunan Aljazair ini menilai meningkatnya Islamophobia karena pengaruh dari Front Nasional Marine Le Pen --partai berhaluan ekstrem kanan di Perancis. Mereka melihat Muslim sebagai ancaman terhadap identitas nasional.
" Sepuluh sampai 15 tahun yang lalu tidak seperti ini. Sekarang sedikit menakutkan, apalagi jika Anda seorang pemain sepakbola dan berasal dari komunitas muslim, dicap memiliki citra buruk," kata pemain berusia 26 tahun yang pernah merumput di Arsenal.
Nasri berharap sentimen anti-muslim di negaranya tidak ada lagi. Karena sejak awal, umat Islam selalu berdampingan dengan umat lainnya. Saling menghargai satu sama lain, bekerjasama dan menjaga perdamaian.
Timnas Perancis memang banyak dihuni pemain muslim. Dahulu ada Zinedine Zidane, kini ada Nasri, Eric Abidal, Nicolas Anelka, Franck Ribery dan Karim Benzema.
Tercatat sekitar 10 persen dari 61 juta penduduk Perancis adalah keturunan Arab atau Afrika. Jumlah muslim di Perancis saat ini diperkirakan mencapai enam juta orang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
