Rafidah, Sarjana Kedokteran Termuda di Unissula

Reporter : Puri Yuanita
Kamis, 21 April 2016 15:16
Rafidah, Sarjana Kedokteran Termuda di Unissula
Ada pengalaman unik di balik keberhasilan Rafidah menjadi sarajana kedokteran termuda.

Dream - Dalam wisuda ke-71 Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang diselenggarakan pada 18 April 2016 lalu, seorang lulusan menjadi sorotan di antara 224 wisudawan Fakultas Kedokteran yang hadir.

Adalah Rafidah Helmi yang tercatat sebagai wisudawan termuda. Rafidah merupakan putri pasangan Ajun Komisaris Besar Polisi Purnawirawan Helmi dan Rofiah. Ia mampu lulus sebagai sarjana kedokteran di usianya yang baru 17 tahun lebih 8 bulan.

Rafidah tidak mengalami kesulitan belajar dengan teman satu angkatan yang lebih dewasa, dan juga berprinsip tidak menyia-nyiakan masa mudanya untuk belajar dan mencapai cita-cita.

Ada pengalaman unik di balik keberhasilan Rafidah menjadi sarajana kedokteran termuda. Perempuan kelahiran Sukabumi, 31 Juli 1989 itu, hanya duduk di bangku nol kecil selama satu hari di Taman Kanak-kanak (TK) Kemala Bhayangkari Secapa Polri Sukabumi. Di hari berikutnya, dia dipindahkan ke bangku nol besar, karena dianggap sudah cakap membaca dan menulis.

Kemampuannya itu membuat Rafidah diterima di Sekolah Dasar (SD) ketika berusia 4 tahun 10 bulan dan menyelesaikan pendidikan dasarnya itu selama lima tahun karena ia menempuh program akselerasi.

Begitu pula saat Rafidah duduk di bangku SMP dan SMA, program akselerasi yang diikuti membuatnya berhasil menyelesaikan setiap jenjang hanya selama 2 tahun.

Bangga melihat pencapaian sang putri, Ibunda Rafidah menyampaikan, keinginan Rafidah menjadi dokter terinspirasi dari kakaknya Riana Helmi yang berhasil menjadi dokter pada usia 17 tahun 11 bulan, yang juga menjadi lulusan termuda Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) tahun 2009.

Rofiah berharap putrinya mampu menyelesaikan tahapan selanjutnya yaitu co-ass dengan baik dan lancar meski jauh dari orangtua.

(Ism, Sumber: Unissula.ac.id)

Beri Komentar