Rasulullah Selalu Minta Agar Istiqomah, Begini Kisahnya

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 21 Februari 2018 17:00
Rasulullah Selalu Minta Agar Istiqomah, Begini Kisahnya
Istiqomah, selalu dipesankan oleh para ustaz dan ustazah agar kita teguh dalam menjalankan perintah agama.

Dream - Istiqomah, kata ini sering kita dengar dari para ustaz dan ustazah. Kita mungkin juga kerap tahu saudara, teman, dan para sahabat kita sering berucap, " Semoga istiqomah'.

Istiqomah bisa diartikan sebagai konsistensi. Artinya, kita dituntut untuk selalu menjalankan dan memegang teguh ajaran Islam.

Keistiqomahan ternyata merupakan salah satu sifat yang selalu disebut Rasulullah Muhammad SAW dalam doanya. Rasulullah SAW kerap berdoa, memohon agar diberi keteguhan hati dan selalu taat kepada Allah SWT.

Mengapa Rasulullah selalu memohon diberi keistiqomahan? Alasannya tertera dalam hadis riwayat Tirmidzi dan Ahmad.

Syahr bin Hawsyab berkata bahwa ia berkata pada istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ummu Salamah, " Wahai Ummul Mukminin, apa doa yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW jika berada di sisimu?"

Ummu Salamah menjawab, " Yang sering dibaca oleh Nabi SAW adalah, 'Ya muqollibal quluub, tsabbit qolbii 'ala diinika (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)'."

Ummu Salamah pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, " Wahai Rasulullah kenapa engkau lebih sering berdoa dengan doa, 'Ya muqollibal quluub, tsabbit qolbii 'ala diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)'?"

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya menjawab, " Wahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya."

Setelah itu Mu’adz bin Mu’adz membacakan ayat, " Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami" (QS Ali Imron ayat 8).

Selengkapnya...

Beri Komentar