Rio Haryanto Kalahkan Felipe Massa di Sesi Latihan

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 25 Februari 2016 20:14
Rio Haryanto Kalahkan Felipe Massa di Sesi Latihan
Rio berhasil menyelesaikan 31 putaran dengan catatan waktu terbaik 1 menit 29,878 detik.

Dream - Pebalap Formula 1 asal Indonesia dari tim Manor Racing, Rio Haryanto, mengalahkan catatan waktu yang ditorehkan Felipe Massa pada sesi latihan hari Kamis, 25 Februari 2016, di Sirkuit Catalunya, Spanyol. Rio berhasil menyelesaikan 31 putaran dengan catatan waktu terbaik 1 menit 29,878 detik.

Dalam sesi tes hari keempat itu Rio berhasil menempati posisi ke-9. Rio berhasil menyisihkan dua pembalap senior Felipe Massa dan Fernando Alonso.

Massa yang mengendarai mobil dari tim Williams sepanjang 28 laps, hanya memeroleh waktu terbaik 1 menit 38,216 detik. Sedangkan Alonso, dalam tes hari ini hanya mampu menempuh tiga kali putaran.

Posisi pertama waktu terbaik ditempati Kimi Raikkonen dari tim Ferrari. Raikkonen berhasil menorehkan 1 menit 24 detik dan menyelesaikan 47 putaran.

Pebalap Kevin Magnussen dari tim Renault berada di belakang Raikkonen dengan catatan waktu terbaik 1 menit 25,263 detik. Adapun di posisi ketiga catatan waktu terbaik diperoleh Max Verstappen dari tim Toro Rosso dengan catatan waktu 1 menit 25,393 detik.

 

1 dari 4 halaman

Mobil F1 Melintir di Lintasan, Ini Komentar Rio Haryanto

Dream - Rio Haryanto, pebalap pendatang baru di tim Manor Racing, mengaku terjadi kesalahan mengemudi saat menjalani sesi uji coba pramusim F1 2016 pada hari ketiga di Barcelona, Spanyol.

Pebalap Indonesia ini membuat kesalahan sehingga mobil MRT05 yang dikendarainya berputar di tikungan lima lalu terperangkap di hamparan kerikil di pinggir trek.

Pencapaian Haryanto masih sedikit di bawah Pascal Wehrlein yang juga memperkuat tim F1 Manor musim ini dengan mobil yang sama pada hari 1 dan 2.

Namun dalam penampilan pertama kalinya ini, Rio menjalankan tugasnya tidak mudah, setelah mobilnya berputar keluar trek saat sesi uji coba pada pagi hari.

" Saya masih belajar," kata Haryanto setelah menjalani sesi uji coba dikutip Dream dari lamanformulaspy.com, Kamis 25 Februari 2016.

" Banyak orang di sana dan itu sangat berbeda dengan GP2. Sangat berbeda rasanya ketika melihat banyak orang yang terlibat usaha dan terima kasih kepada mereka karena melakukan pekerjaan yang besar hari ini."

Haryanto kemudian menjelaskan bagaimana dia mampu menempuh 78 lap dengan waktu terbaik 1 menit 28,249 detik.

" Saya membuat kesalahan kecil. Namun tidak ada kerusakan mobil sehingga kami bisa kembali pada sore hari," katanya.

" Saya sangat senang karena bisa kembali ke trek dan memiliki hari yang produktif. Kami memiliki lap paling jauh dibandingkan dengan dua hari pertama dengan Pascal sehingga ini bagus buat saya dan tim," ujar pria 23 tahun lalu ini.

Dalam sesi uji coba hari ketiga, pemenang di balapan GP2 kelahiran Solo ini berada di posisi 12 tercepat. Waktu Haryanto hanya terpaut 5 detik dari pebalap tercepat Manor Nico Hulkenberg yang dibuat pada tahun lalu di Grand Prix Spanyol.

2 dari 4 halaman

Debut F1 Tak Mulus, Mobil Rio Haryanto Keluar Lintasan

Dream - Debut Rio Haryanto pada ajang balap F1 tak berjalan mulus. Mobil pembalap tim Manor Racing asal Indonesia itu keluar lintasan pada lap ke-25.

Akibat insiden itu, bendera merah dikibarkan oleh panitia. Dan balapan pramusim di sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol itu dihentikan.

“ Drama bendera merah pada akhir sesi pagi karena keluarnya Rio Haryanto pada tikungan 5. Mobil sudah diamankan,” demikian tulis akun resmi Twiter Formula One, @F1.

Rio yang mengendarai mobil MRT05 sebenarnya tampil lumayan. Catatan waktunya terus membaik. Pada lap pertama dia mencatatkan waktu 1 menit, 35,1 detik. Lambat laun, dia mampu menipiskan waktu dengan pembalap terdepan.

Dalam balapan itu, Rio membukukan catatan waktu terbaik 1 menit, 29,8 detik. Berada di posisi 10 pada sesi pagi di hari ke tiga itu. Catatan itu selisih 4 detik dari rekan setimnya, Pascal Wehrlein yang kemarin mencatatkan waktu 1 menit, 25,9 detik.

Tapi sayang, mobil Rio melintir di tikungan lima lap ke-25 itu. Laju mobilnya pun terhenti. Sebelum akhirnya bendera merah dikibarkan.

Mobil Rio kemudian diderek untuk diperbaiki. Tak diketahui apa penyebab kecelakaan ini. Yang jelas, Rio tak cidera.

3 dari 4 halaman

Heboh Mobil Formula 1 Rio Haryanto Mirip Metromini

Dream - Setelah dinyatakan resmi bertanding di lintasan Formula 1 (F1) musim depan, Rio Haryanto akhinya mendapatkan mobil jet darat yang akan dikemudikannya. Namun bukannya pujian, netizen di Tanah Air justru mencibir desain mobil F1 tersebut.

Tunggangan Rio ini telah dirilis Manor Racing lewat akun twitter milik mereka. " MRT05. Dream Racer,"  tulis akun Manor Racing melengkapi unggahan foto mobil tersebut, Selasa 23 Febuari 2016.

Foto mobil itu pun langsung menjadi buah bibir di jagat dunia maya. Lantaran warna yang digunakan untuk mobil Rio mengingatkan banyak orang pada salah satu transportasi khas Jakarta.

Mobil itu berwarna oranye di bagian atas sementara bagian bawah menggunakan warna biru. Kemudian antara dua warna itu terdapat garis pemisah bewarna putih.

" Mirip banget sama metro mini, keren nih ikon Jakarta tampil di sirkuit dunia,"  ujar akun Sihombing.

" Indonesia banget lebih tepatnya Jakarta kalau lihat dua warna itu. Biasanya ngebut di jalanan, sekarang metro mini bakal ngebut di lintasan F1,"  kata akun Firda.

" Metro mini Jakarta emang terkenal banget berasa kaya pembalap abang sopirnya. Kalau sekarang yang ngendarain beneran pembalap Rio, warnanya sama banget,"  kata akun Julio.

4 dari 4 halaman

Ayat Kursi di Kokpit Mobil Balap Rio Haryanto

Dream - Rio Haryanto satu-satunya duta Indonesia dalam arena balap motor Grand Prix 3 atau GP3 masa kini ketika namanya muncul dalam kelompok lima pembalap terbaik dunia. Padahal, Rio diprediksi hanya mampu menempati posisi ke-15.

Dalam kancah GP3 yang diikutinya saat ini, Rio tampil cukup hebat dibandingkan kehadirannya pada awal musim. Bahkan namanya sudah mulai dikenal banyak sejak berusia 17 tahun ketika muncul menjuarai sirkuit Turki.

Hasilnya bendera Indonesia telah berkibar megah sejajar dengan negara-negara lain pada setiap sirkuit GP3.

Bagi Rio, dia bukan sekadar berlomba demi karir. Pemuda kelahiran Solo pada 22 Januari 1993 itu memasang gambar bendera Sang Saka Merah Putih di bumper motor Cosworth tunggangannya.

Beraksi untuk tim Inggris, Manor Racing, Rio tidak hanya menerima dukungan penuh keluarga terutama ayah, Sinyo Haryanto dan ibu, Indah Pennywati serta kakaknya, Ryan yang sering menemani ia di setiap sirkuit.

Jangan terkejut, ada satu lagi yang membuat diri Rio terus bersemangat berlomba menghadapi banyak persaingan sengit dari pembalap andalan lainnya.

Rahasianya adalah di setiap sirkuit, Rio selalu memulai balapan dengan berdoa. Dan yang paling menarik, ia selalu membawa catatan Ayat Kursi yang disisipkan di dalam kokpit tunggangannya.

" Ini membuat diri saya lebih merasa tenang saat tampil di sirkuit," ungkapnya singkat ketika diwawancarai pada sesi balapan GP3 di Hongaria baru-baru ini.

Demi karir yang penuh maut itu, Rio menjadikan Ayat Kursi bukan sekadar pelindung diri dari bencana, bahkan sebagai sumber untuk memberikan kekuatan spiritual yang amat jarang dilakukan hampir semua pembalap profesional dunia.

Tanpa disadari itulah hikmah ayat 255 surah Al-Baqarah sering diabaikan umat Islam.

Beri Komentar