Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Nama Musa bin La Ode Abu Hanafi memang telah dikenal di kancah hifzil (hapalan) Alquran. Meski baru berusia tujuh tahun, bocah ini punya kemampuan menghapal 30 juz Alquran.
Musa juga telah berkeliling dunia mengikuti sejumlah kompetisi. Kali ini hapalannya diuji sejumlah Dewan Hakim di Seleksi Tilawah Quran Nasional ke-23 yang diselenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2015.
Musa yang memperkuat Provinsi Bangka Belitung turun dalam cabang hapalan kategori 30 juz. Dia akan bersaing dengan 33 peserta pria yang lebih dewasa ketimbang dirinya.
Meskipun terbilang muda, Musa tidak grogi. Dia bahkan sangat lancar menjawab surah demi surah yang diberikan oleh Dewan Hakim meski pengucapnya yang masih cadel (belum jelas).
Begitu dia menyelesaikan ayat terakhir dari hapalan yang diujikan, penonton bertepuk tangan seraya meneriakkan takbir.
" Subhanallah! Allahu Akbar," ucap hadirin kala Musa menyelesaikan semua ujian hapalan surah.
Seketika penonton menyerbu Musa. Tim dari Bangka Belitung melindungi Musa dari kejaran para penggemarnya. Bagaikan seorang 'bintang', Musa langsung dibawa ke dalam mobil bersama ayahnya, Abu Hanafi dan pengajarnya, Ustaz Nurdin menuju ke hotel.
Seorang anggota tim kontingen Babel, Firdaus, mengatakan pengamanan itu dilakukan untuk melindungi Musa dari kelelahan. Bahkan menurut Firdaus, Musa dipisahkan dari kontingen yang lain. " Biar hafalannya tidak turun saja," katanya kepada Dream.co.id.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya