Dream - Nama Musa bin La Ode Abu Hanafi memang telah dikenal di kancah hifzil (hapalan) Alquran. Meski baru berusia tujuh tahun, bocah ini punya kemampuan menghapal 30 juz Alquran.
Musa juga telah berkeliling dunia mengikuti sejumlah kompetisi. Kali ini hapalannya diuji sejumlah Dewan Hakim di Seleksi Tilawah Quran Nasional ke-23 yang diselenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2015.
Musa yang memperkuat Provinsi Bangka Belitung turun dalam cabang hapalan kategori 30 juz. Dia akan bersaing dengan 33 peserta pria yang lebih dewasa ketimbang dirinya.
Meskipun terbilang muda, Musa tidak grogi. Dia bahkan sangat lancar menjawab surah demi surah yang diberikan oleh Dewan Hakim meski pengucapnya yang masih cadel (belum jelas).
Begitu dia menyelesaikan ayat terakhir dari hapalan yang diujikan, penonton bertepuk tangan seraya meneriakkan takbir.
" Subhanallah! Allahu Akbar," ucap hadirin kala Musa menyelesaikan semua ujian hapalan surah.
Seketika penonton menyerbu Musa. Tim dari Bangka Belitung melindungi Musa dari kejaran para penggemarnya. Bagaikan seorang 'bintang', Musa langsung dibawa ke dalam mobil bersama ayahnya, Abu Hanafi dan pengajarnya, Ustaz Nurdin menuju ke hotel.
Seorang anggota tim kontingen Babel, Firdaus, mengatakan pengamanan itu dilakukan untuk melindungi Musa dari kelelahan. Bahkan menurut Firdaus, Musa dipisahkan dari kontingen yang lain. " Biar hafalannya tidak turun saja," katanya kepada Dream.co.id.