Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Mobil Ferrari Dibakar Pemiliknya (Daily News)
Dream - Ada-ada saja kelakuan putra miliuner asal Swiss ini. Pemuda 20 tahun yang tak disebut namanya itu merasa tak puas dengan belasan mobil mewah yang dimiliki. Dia ingin mendapat mobil baru lagi. Namun dengan cara yang aneh.
Dikutip Dream dari laman Daily News, Kamis 13 Agustus 2015, pemuda ini membakar salah satu mobil mewahnya, Ferrari 458 Italia. Mobil seharga US$245 ribu atau sekitar Rp3 miliar itu sengaja dibakar karena pemuda ini tak suka dan berniat membeli mobil lagi.
Ferrari yang dibakar itu hanya satu di antara 15 mobil mewah yang dia punya. Selain Ferrari, mobil-mobil lain, seperti Lamborghini, masih nangkring di garasi.
Keluarga pemuda itu memang kaya raya. Sang ayah memberikan harta US$30 juta atau sekitar Rp413.4 miliar. Lihat juga uang sakunya. Setiap bulan dia dijatah US$10 ribu atau sekitar Rp137.8 juta oleh sang ayah.
Namun tunggu dulu. Gelimang harta bukan berarti membuatnya merasa puas. Ibarat minum air laut. Semakin minum, bertambah haus. Demikian pula dengan pemuda ini. Meski kaya raya, dia tetap bernafsu menumpuk harta. Meski harus menggunakan cara yang tidak benar.
Kok bisa? Ya. Karena pemuda ini membakar mobil Ferrari itu bukan tanpa maksud licik. Dia melakukan itu agar mendapat klaim asuransi, yang nantinya akan dipakai untuk membeli mobil baru.
Pemuda itu mengaku ide itu datang dari diler mobil. Setelah mandapat masukan, pemuda ini menyuruh teman-temannya membakar mobil tersebut. Untuk mengaburkan jejak, mobil itu dibakar di wilayah perbatasan dengan Jerman.
Tiga kawan yang diminta membakar mobil itu dibayar US$15 ribu atau sekitar Rp206 juta. Sementara, saat orang-orang suruhan itu melakukan aksi, pemuda itu pergi ke panti pijat.
Tapi, aksi pembakaran ini terekam kamera CCTV. Sehingga polisi segera meluncur ke lokasi. Aksi licik pun terbongkar. Bukannya mendapat klaim asuransi, pemuda ini malah digelandang ke pengadilan.
Dalam persidangan pemuda ini mengaku kehabisan duit saat pembakaran itu sehingga tak cukup untuk membeli mobil baru. Sudah begitu, dia tak berani minta uang kepada sang ayah. Sehingga membakar mobil menjadi alternatifnya.
Akibatnya, jangankan klaim asuransi, pemuda ini malah dihukum kurungan penjara dengan masa percobaan 22 bulan dan denda US$32 ribu atau sekitar Rp440 juta. Inilah akibat keserakahan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam