`Saat Salat, Kaki Saya Diikat`

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 20 Januari 2016 18:02
`Saat Salat, Kaki Saya Diikat`
Jangan harap menemukan air untuk berwudu.

Dream - Tak adanya gravitasi di luar angkasa membuat semua benda melayang. Termasuk juga para astronot yang bertugas di Stasiun Luar Angkasa (ISS). Ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi astronot yang beragama muslim saat menjalankan salat.

Dengarlah pengalaman unik astronot muslim asal Malaysia, Sheikh Muszaphar Shukor. Dia harus mengikat kakinya saat melakukan salat agar tidak melayang.

" Ketika sujud, kaki saya terpaksa diikat agar saya tidak terapung," tutur Muszaphar sebagaimana dikutip Dream dari laman Sinar Harian, Rabu 20 Januari 2016.

Dan jangan harap Anda menemukan air untuk berwudu di ISS. Sehingga, Muszaphar harus tayamum untuk bersuci, menggantikan wudu.

" Saya hanya tepuk-tepuk dinding di ruang kapal angkasa, kemudian mengusapkan di muka. Saya tepuk lagi dinding pada kapal, kemudian mengusapkan di lengan pula, begitulah cara saya berwudu," tambah Muszaphar.

Pria berdarah Minang ini terbang ke ISS pada 2007 silam. Dia berada di ISS selama 11 hari. Dan pengalaman unik ini dia sampaikan pada program Temu Mesra Angkasawan Negara di Malaysia, Selasa kemarin. (Ism)

1 dari 3 halaman

Sehari Semalam Cuma 90 Menit, Bagaimana Salat 5 Waktu?

Dream - Lama sehari semalam di luar angkasa tak seperti di Bumi. " Setiap 45 menit, sudah jadi siang. Kemudian 45 menit lagi jadi malam," tutur Muszaphar.

ISS mengorbit Bumi dengan kecepatan sekitar 27.000 kilometer perjam atau sekitar 8 kilometer perdetik. Dengan kecepatan itu, maka " sehari semalam" di ISS hanya 90 menit.

Sedangkan, dalam sehari semalam, seorang muslim wajib menjalankan salat 5 kali. Jika pergantian siang dan malam di luar angkasa terjadi secepat itu, " Kita kena salat 80 kali. Artinya setiap lima minit saya kena salat," tutur dia.

Namun, Muszaphar tidak melakukan salat berdasarkan waktu di luar angkasa. Melainkan tetap salat menurut waktu di Bumi. Itu sudah dia konsultasikan dengan para ulama sebelum ke luar angkasa.

" Jadi apa yang saya buat? Saya berbincang dengan ulama dunia tentang cara salat dan saya rujuk Jakim tentang berapa kali saya perlu salat. Keputusannya, saya hanya perlu salat sebanyak lima kali sehari mengikut waktu salat di Kazakhstan," papar dia.

Kazakhstan menjadi rujukan waktu untuk salat, sebab dari sanalah Muszaphar terbang ke luar angkasa. Sehingga, wilayah itu dijadikan titik acuan waktu untuk melaksanakan salat di luar angkasa. (Ism)

2 dari 3 halaman

Astronot Makan Apa?

Dream - Anda mungkin pernah bertanya-tanya bagaimana cara para astronot makan saat menjalankan misi di luar angkasa. Apakah yang mereka makan sama seperti yang dikonsumsi sehari-hari di bumi?

Lalu, bagaimana cara mereka mengatasi kesulitan saat makan di luar angkasa yang tak memiliki gravitasi? Ternyata, untuk mengantisipasi itu semua, para astronot sudah mempersiapkannya.

Dilansir dari Amusing Planet, ada lembaga tersendiri yang mengurus segala sesuatu terkait makanan untuk para astronot di luar angkasa.

NASA's Advanced Food Technology Project (NAFTP) adalah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat, yang khusus bertanggung jawab mengatur sistem makanan bagi para astronot.

Dan ternyata, makanan yang disiapkan NAFTP bagi para astronot tidak jauh berbeda dengan makanan manusia di bumi pada umumnya.

Hanya saja, disajikan dengan memperhatikan standar gizi khusus dan memiliki standar pengemasan khusus pula agar lebih awet. (Ism) 

3 dari 3 halaman

Keajaiban Indonesia dari Luar Angkasa

Dream - Kabar menggembirakan datang dari langit. Lebih tepatnya, datang dari satelit luar angkasa ISS.

Seorang astronot asal Jepang, Kimiya Yui tengah menjalankan misi Expedition 44 di satelit ISS sejak Juli lalu. Di tengah kesibukannya, dia memotret Indonesia dari langit.

Dia lalu memajang foto tersebut di akun twitter miliknya, @Astro_Kimiya pada 23 Agustus lalu. Tidak lupa, dia membubuhkan kalimat berisi pujian.

" Photos of Indonesia. Very big and beautiful country with many islands! I want to visit this beautiful country! (Foto-foto Indonesia. Negara sangat besar dan sangat cantik dengan banyak pulau! Saya ingin pergi ke negara cantik ini!" tulis Kimiya.

Hingga saat ini, foto itu telah di-retweet sebanyak 2.119 kali. Selain itu, sebanyak 2.071 pengguna twitter menjadikan foto tersebut sebagai foto terfavorit.

Sejumlah pengguna twitter memuji foto tersebut. Sementara pengguna Indonesia banyak mengucapkan terima kasih atas foto tersebut.

" @Astro_Kimiya thank you so much for beautiful photos of Indonesia,,,, we proud of you(Terima kasih banyak untuk foto-foto cantik Indonesia,,,, kami bangga padamu)," tulis pemilik akun @faridaimigrasi2. (Ism)

Beri Komentar