Bayi Mariana (Facebook Nicole Sifrit)
Dream - Bagi orangtua yang baru saja memiliki bayi, jangan segan untuk sedikit 'galak' soal kebersihan. Terutama pada kerabat termasuk keluarga dekat yang ingin menggendong dan mencium bayi. Pastikan sebelum menggendong, mereka tak memiliki penyakit dan mengenakan masker, cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.
Jangan sampai kasus yang dialami Mariana di Iowa, AS, terjadi lagi. Mariana lahir dalam kondisi sehat pada 1 Juli lalu. Tapi pada 7 Juli kondisinya langsung drop, bayi mungil itu kesulitan bernapas.
" Aku dan ayah Mariana langsung membawanya ke Blank Children’s Hospital. Dokter di sana mengatakan kalau Mariana tertular Meningitis HSV1, virus yang sama jadi penyebar penyakit herpes. Meskipun jarang terjadi virus ini dapat membuat pertumbuhan jaringan yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang dan membuatnya menjadi meradang," ujar Nicole Sifrit, ibu dari Mariana, seperti dikutip dari People.

Kondisi virus yang sangat ganas, dengan daya tahan tubuh bayi baru lahir yang sangat lemah menyebabkan hal yang sangat fatal, kematian. Menurut Sifrit, untuk mengetahui sumber paparan virus tersebut, ia dan suaminya pun menjalani tes untuk mengetahui apakah terdapat virus herpes atau tidak. Hasilnya ternyata negatif.
" Dokter menyimpulkan Mariana mendapat virus tersebut mungkin dari kerabat atau orang yang menengoknya. Kemungkinan besar virus ada di tangannya, kemudian Mariana memasukkan tangannya ke mulut," ungkap sang ibu.

Untuk mendapat perawatan yang lebih intensif, Mariana pun dibawa ke rumah sakit yang lebih besar di University of Iowa Hospital. Menjalani perawatan di neonatal intensive care unit selama 2 minggu termasuk mendapat transfusi darah tapi nasib berkata lain.
Mariana meninggal dunia pada Rabu 18 Juli 2017 lalu dalam pelukan sang ayah pada pukul 08.41 waktu setempat. Ia meninggal di usianya yang masih 18 hari karena tertular virus dari orang lain.