Anak dengan Kecerdasan Kinestetik Punya Cara Belajar yang Khas

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 11 Agustus 2022 09:46
Anak dengan Kecerdasan Kinestetik Punya Cara Belajar yang Khas
Tak semua anak bisa belajar dengan duduk diam membawa buku atau materi. Anak yang punya kecenderungan kinestetik, butuh banyak bergerak saat belajar.

Dream - Mengenali karakter anak dan cara belajarnya sangat penting bagi orangtua. Hal ini agar bisa memberikan stimulasi terbaik demi mengembangkan kemampuan kognitif dan psikologisnya.

Ada salah satu gaya belajar yang sering dikira orangtua anak hanya bermain-main yaitu kinestetik. Gaya belajar ini membuat anak banyak bergerak untuk menyerap informasi baru dan meningkatkan daya analisisnya.

Tak semua anak bisa belajar dengan duduk diam membawa buku atau materi. Anak yang punya kecenderungan kinestetik, butuh banyak bergerak saat belajar. Dikutip dari KlikDokter, kecerdasan kinestetik bisa diketahui dengan melihat kemampuan anak dalam mengontrol gerak tubuh dan mengelola sebuah objek.

" Anak dengan kecerdasan kinestetik menyukai cara belajar dengan menggunakan objek. Mereka tidak menyukai gaya belajar hanya duduk diam di dalam kelas. Sebaliknya, sangat membutuhkan proses belajar melalui sentuhan, tindakan, gerakan, dan aktivitas yang bersifat kegiatan aktif," ungkap dr. Dyah Novita Anggraini.

Cara belajar anak kinestetik adalah dengan memanipulasi objek, melakukan eksperimen dan tugas yang bersifat fisik, serta menguasai suatu keterampilan melalui pengulangan.

 

1 dari 4 halaman

Cara Kembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak

Penting bagi orangtua untuk tahu cara mendidik anak dengan kecerdasan kinestetik. Salah satu hal yang bisa diterapkan adalah rutin untuk mengajak anak melakukan aktivitas fisik.

" Si kecil bisa diajak melakukan kegiatan fisik, seperti menyapu, mengepel, membersihkan tempat tidur, atau olahraga. Setelah selesai, minta anak menceritakan perasaannya melakukan aktivitas tadi. Ayah dan Bunda juga bisa meminta si kecil menjelaskan prosesnya," pesan dr. Dyah.

 

2 dari 4 halaman

Berikan Waktu untuk Bergerak

Beri ruang dan waktu untuk anak bergerak dan mengeksplorasi kemampuannya. Letakkan barang-barang yang mudah rusak atau pecah di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan si kecil. Misalnya, jika si kecil memiliki ketertarikan bermain bola, ajak dia bermain bola ke lapangan terdekat.

Bila anak tertarik dengan musik, bisa memutar musik yang disukai anak dan minta dia untuk mengikuti iramanya. Ajarkan anak bermain alat musik. Usahakan agar tidak banyak memberikan larangan, ya!

Kenalkan Konsep atau Objek Lewat Gerakan
Anak dengan kecerdasan kinestetik lebih mudah menyerap informasi berupa gerakan. Untuk itu, kenalkan konsep atau objek lewat gerakan. Misalnya, Ayah dan Bunda menjelaskan konsep “ panjang” dan “ pendek” menggunakan gerakan. Coba jelaskan anggota tubuh dengan menunjuk atau memegangnya.

Selengkapnya baca di KlikDokter

3 dari 4 halaman

Yuk, Bikin Sudut untuk Tenangkan Emosi Anak

Dream - Emosi anak kadang sangat tidak terkontrol. Mereka bisa mengamuk tanpa sebab, padahal sebenarnya mengantuk bosan atau lapar. Begitu juga anak-anak usia sekolah. Kadang di sekolah disibukkan dengan beban pelajaran dan segala macam aktivita. Sesampainya di rumah, mereka merasa lelah fisik dan psikologis.

anak bermain© Shutterstock

Kondisi emosinya pun jadi tidak stabil. Anak jadi sensitif, cepat marah, menarik diri, serta lebih banyak diam. Efek dari kelelahan emosi ini bisa diatas dengan membuat sudut menenangkan di rumah. Bentuknya seperti sudut main tapi dibuat dengan lebih minimalis dan membantu anak untuk beristirahat dan mentabilkan emosinya.

Bisa memanfaatkan sudut di rumah yang tak terlalu bising, mendapat banyak pencahayaan dan memiliki udara segar. Taruh beberapa bantal nyaman tapi jangan terlalu banyak. Bisa juga dipasang tenda teepe, agar anak bisa bermain sambil bersantai.

T

4 dari 4 halaman

Taruh permainan yang menenangkan seperti stress ball, glitter jar ataulembar mewarnai serta aktivitas seru lain yang bisa meredakan stres anak sehingga emosinya jadi lebih stabil. Pasang juga beberpa aromaterapi seperti lavender, rosemary atau green tea.

Aroma-aroma tersebut bisa sedikit membantu menurunkan ketegangan emosi. Terakhir, bisa juga Anda ajarkan gerakan yoga yang sangat mudah, seperti gambar berikut.

Pose yoga untuk anak© Life as Mama

 

Sumber: Life as Mama

 

 

Beri Komentar