Bidan Kritik Inul Daratista yang Larang Lesty Lahiran Normal

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 25 Januari 2022 14:04
Bidan Kritik Inul Daratista yang Larang Lesty Lahiran Normal
Menurut Inul, melahirkan normal akan membuat otot di area intim seperti "pintu kasablanka". Benarkah? Simak penjelasan bidan profesional

Dream - Lesty Kejora beberapa waktu lalu melahirkan secara caesar dan harus dilakukan dengan segera karena pertimbangan medis. Operasi caesar memang harus memiliki indikasi medis, karena pertimbangan risikonya.

Sebenarnya, penyanyi dangdut berbakat itu berencana menjalani persalinan secara normal tapi kondisinya tak memungkinkan. Hal ini diketahui dari pembicaraan sang suami, Rizky Billar dan penyanyi dangdut, Inul Daratista, saat menengok bayi mereka.

depresi-220816t.html" id="link-box-terkait-1" data-position="1">Mona dan Indra Brasco Ungkap Awal Ketahui Putrinya Mengalami Depresi

Saat tahu rencana tersebut, Inul langsung melarang Lesty. Menurutnya, jalani persalinan normal akan membuatnya seperti " pintu kasablanka"

" Jangan dedek gak boleh normal, nanti kayak pintu kasablanka," ungkap Inul dalam Youtube Leslar Entertainment.

 

1 dari 5 halaman

Perubahan Normal

Pernyataan tersebut merujuk pada kondisi area intim yang nantinya bakal melebar. Bagaimana faktanya? Ony, seorang bidan profesional memberikan penjelasan lewat akun Instagramnya @bidankriwil. Menurutnya, pernyataan Inul tidak benar.

" TBL, TBL, takut banget loh apa yang bisa jadi pintu kasablanka coba tolong kasih tahu. Sangat wajar sekali kalau kita hamil dan melahirkan tubuh kita ini mengalami perubahan karena tubuh kita ini bukan robot terbuat dari plastik dan besi yang cuma bakal segitu-segitu aja. Saat kita hamil dan melahirkan tentunya akan ada perubahan di bagian tubuh tertentu misalnya di payudara, terus di perut di rahim, di jalan lahir di miss V, itu pasti akan berubah," ungkapnya.

Menurutnya, sejak hamil tubuh ibu sudah mengalami perubahan dan memang 'dirancang' untuk melahirkan. Hal itu tak lantas membuat oto di area intim jadi tak elastis seperti pintu " kasablanka" .

" Bayangin aja janin itu segede apa sih dan dia bisa lewat jalan lahir kita dan miss V kan bakal elastis, bakalan melar dan bakal berubah. Tapi tenang aja tidak akan berubah jadi pintu kasablanka," ujar Bidan Ony.

 

2 dari 5 halaman

Latihan Kegel

Untuk elastisitas otot vagina menurut Bidan Moy, juga harus dilatih dengan gerakan Kegel. Bisa juga menggunakan Kegel ball, tapi memang hasilnya tak bisa kembali seperti semula seperti sebelum melahirkan.

" Otot miss V otot vagina itu juga akan mengalami perubahan menuju ke bentuk semula, walaupun tentu kembalinya tak bisa sama seperti ketika kita belum punya anak/ ketika belum melahirkan. Kekenduran otot ini bisa diatasi kok. Bisa dengan latihan, kegel exercise, menggunakan kegel ball. 

Lihat video lengkapnya.

3 dari 5 halaman

Fakta-fakta Soal Nyeri Berhubungan Intim Setelah Melahirkan

Dream – Bagi para ibu yang baru saja melahirkan akan mengalami nifas selama sekitar 40 hari. Setelah darah nifas berhenti, ibu baru bisa melakukan hubungan intim. Sayangnya, beberapa ibu malah menghindarinya.

Hubungan intim setelah melahirkan memang sedikit menimbulkan kekhawatiran. Baik bagi ibu yang melahirkan secara normal maupun menajalani operasi caesar. Pasalnya, luka persalinan masih terasa.

Hubungan intim memang bisa memicu munculnya rasa nyeri. Istilah medis untuk nyeri selama hubungan seks yaitu dispareunia. Dispareunia setelah melahirkan merupakan kondisi yang cukup umum.

Enam bulan pasca persalinan, seseorang masih mengalami ketidaknyamanan dengan penetrasi. Dibutuhkan komunikasi dengan pasangan hubungan intim bisa kembali nyaman dilakukan

" Kita tidak harus puas dengan seks pasca melahirkan yang menyakitkan. Dengan pengetahuan, alat, dan konsultasi yang tepat, ibu dapat memiliki seks pasca melahirkan sesuai dengan yang diinginkan," kata Krystyna Holland, DPT, seorang dokter terapi.

Holland menjelaskan ada tiga alasan umum utama yang membuat hubungan intim terasa sakit setelah persalinan. Apa saja?

4 dari 5 halaman

Perubahan jaringan otot

Hamil berdampak pada kondisi dan fungsi jaringan panggul, termasuk otot-otot dasar. Keluarnya bayi juga memberi tekanan baru pada jaringan otot. Saat melahirkan otot panggul juga mengalami peregangan ekstrem, termasuk saat operasi caesar karena mengalami sayatan lapis demi lapis.

Otot dasar panggul menjadi alasan utama membuat seks yang menyakitkan. Otot tersebut seperti 'tempat tidur gantung' di bagian bawah panggul, serta memiliki berbagai pekerjaan penting. Ketika jaringan termasuk kulit dan otot terganggu, terluka, atau bahkan terpotong, jaringan tersebut butuh waktu untuk pulih. Semasa pemulihan rasa nyeri akan kerap muncul.

 

 

5 dari 5 halaman

Perubahan hormon

Perubahan hormon juga menjadi dampak besar terhadap seks pasca persalinan yang menyakitkan. Setelah melahirkan, estrogen akan turun secara signifikan dan tetap rendah, terutama jika ibu menyusui.

Jaringan vulva dan vagina yang terbuka disebut introitus, sangat sensitif terhadap estrogen. Ketika introitus kekurangan estrogen, jaringan menjadi meradang dan pelumasan vagina dapat berkurang.

Kekeringan dapat memengaruhi kemampuan ibu untuk menikmati hubungan seks. Kondisi ini bisa diatasi, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

Perubahan kebiasaan seksual

Salah satu pemicu paling signifikan terhadap seks pasca melahirkan yang menyakitkan yaitu perubahan kebiasaan seksual. Antara pengasuhan anak, peralihan pekerjaan, perubahan tubuh, kepercayaan diri, kurang tidur, dan kondisi psikologis.

Kenikmatan seksual kerap tidak jadi prioritas. Saat berhubungan intim, fokus pikiran ibu tak fokus. Hal ini membuat hubungan seksual jadi tak menyenangkan bahkan menyakitkan. Penting untuk membicarakannya dengan pasangan.

Laporan: Angela Irena Mihardja/ Sumber: Parents

 

Beri Komentar