Kondisi Miris Rumah Orangtua yang Rantai 13 Anak Kandungnya

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 19 Januari 2018 15:50
Kondisi Miris Rumah Orangtua yang Rantai 13 Anak Kandungnya
Saat polisi masuk ke rumah, tercium bau busuk yang sangat menyengat. Seluruh tirai rumah tertutup rapat, begitu juga pintu-pintu.

Dream - Entah apa yang ada di pikiran David (56) dan istrinya Louise Turpin (49), menyekap 13 anak kandungnya selama bertahun-tahun. Pasangan suami istri tersebut tak membolehkan anaknya keluar rumah dan merantai anak-anaknya di tempat tidur.

Kasus ini sedang jadi sorotan di Amerika Serikat. Pasalnya saudara dan orangtua David dan Louise tak mengetahui sama sekali. Begitu juga para tetangga mereka, yang bahkan tak tahu kalau keluarga Turpin memiliki 13 anak.

Kondisi rumah keluarga Turpin, di Perris, California sangat mengerikan. Saat polisi masuk ke rumah, tercium bau busuk yang sangat menyengat. Seluruh tirai rumah tertutup rapat, begitu juga pintu-pintu yang memiliki akses ke luar rumah.

" Dari temuan polisi dan investigator yang kami kirim untuk mencari data, beberapa anak dirantai di tempat tidur mereka. Kondisinya sangat mengenaskan karena kekurangan gizi. Pemeriksaan medis menemukan kalau mereka juga mengalami kerusakan saraf akibat siksaan selama bertahun-tahun," ujar Mike Hestrin, Jaksa Wilayah Riverside County, seperti dikutip dari BBC.

1 dari 3 halaman

Karpet Penuh Bercak Seperti Darah

Karpet Penuh Bercak Seperti Darah © Dream

Tampak karpet di rumah sangat kotor dan penuh noda kecokelatan, seperti darah dan kotoran yang sudah mengering. Pada bagian pintunya juga terdapat seperti bekas cakaran atau garukan, yang ternyata diketahui dilakukan oleh anak-anak keluarga Turpin saat mereka di dalam kamar dan tak boleh keluar.

Pintu rumah keluarga Turpin

Tumpukan barang-barang lama, seperti kardus popok, mainan bayi, koper juga terlihat tak beraturan dalam rumah. Polisi setempat rumah tersebut bukan seperti rumah keluarga pada umumnya namun justru seperti tempat penyekapan dan penyiksaan.

" David dan Louise Turpin juga seringkali memukul anaknya, mereka hanya diperbolehkan makan satu kali sehari, lalu mandi satu kali dalam setahun. Lalu merantainya agar tak ada yang kabur, bagi kami ini adalah penyiksaan," ungkap Hestrin.

2 dari 3 halaman

Penyiksaan diperkirakan terjadi selama 3 tahun

Penyiksaan diperkirakan terjadi selama 3 tahun © Dream

Keluarga Turpin  tinggal di Perris, California sejak 2014. Diperkirakan penyekapan dan penyiksaan terhadap anak-anak mereka sudah berlangsung selama 3 tahun.

Usia anak yang ada di dalam rumah mulai dari 2 tahun hingga 29 tahun. Terbongkarnya 'rumah penyiksaan' keluarga Turpin saat salah satu anak perempuan mereka yang berusia 17 tahun berhasil kabur dari jendela rumah.

Dengan menggunakan telepon, ia menghubungi kantor Sherrif dan meminta pertolongan. Polisi datang dan menemukan anak-anak keluarga Turpin dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

3 dari 3 halaman

Mengerikan! Ayah dan Ibu Menyiksa 13 Anak Kandungnya

Mengerikan! Ayah dan Ibu Menyiksa 13 Anak Kandungnya © Dream

Seorang gadis remaja berusia 17 tahun melarikan diri dari rumahnya di Perris, 70 mil (115km) timur Los Angeles, pada hari Minggu, 15 Januari kemarin. Dengan menggunakan telepon genggam yang ada di rumahnya ia membunyikan alarm yang berhubungan langsung dengan kantor Sherrif.

Saat ditemui polisi, kondisi remaja perempuan tersebut sangat mengenaskan. Tubuhnya kurus kering dengan tubuh yang sangat pucat dan kotor. Sang remaja meminta polisi untuk 
menyelamatkan saudara-saudaranya yang berada di rumah.

Polisi pun masuk ke dalam rumah dan menemukan ada 13 anak-anak dan beberapa di antaranya sudah dalam kategori dewasa. Mereka merupakan anak dari David Turpin (57) dan 
Louise Turpin (49).

" Saat polisi masuk ke dalam rumah suasananya sangat menyedihkan, gelap dan berbau busuk. Salah satu anak bahkan meminta makanan dan air," ujar salah satu polisi yang masuk ke dalam rumah.

Kondisi rumah memang sangat jauh dari layak bagi anak-anak. Tirai dan jendela tertutup rapat. Tumpukan kotoran dan sampah berada di seluruh ruangan rumah. Tak ada makanan dan air bersih untuk mereka.

Kasus tersebut mengejutkan publik Amerika Serikat lantaran tak ada tetangga dan kerabat yang mengetahuinya. Tetangga dari David dan Louise mengungkap kalau pasangan tersebut sangat relijius. Anak-anaknya diharuskan homeschooling dengan jadwal yang ketat.

Sebelumnya, David Turpin berprofesi sebagai kepala sekolah, namun dirinya mengundurkan diri beberapa tahun lalu. Diketahui dari catatan keuangan, keluarga ini mengalami kebangkrutan.

Orangtua dari dari David, Betty Turpin, yang tinggal West Virginia, mengungkap kalau dirinya sangat kaget dengan kejadian ini.

" Mereka sangat protektif terhadap anak-anak. Tapi keluarga ini adalah keluarga terhormat, aku tak menyangka sampai seperti ini," ujar Betty, seperti dikutip dari ABC News.

Insiden ini membuat David Turpin dan Louise Turpin dituduh melakukan penyiksaan dan penelantaran anak. Pasangan ini pun harus menjalani rangkaian sidang di pengadilan setempat.

Beri Komentar