Sofa Merah (Foto: Shutterstock)
Dream - Warna merah biasanya dihindari saat ingin menata interior karena takut mengambil risiko. Biasanya warna netral seperti cokelat, terakota, creme atau putih jadi pilihan.
Sebenarnya Sahabat Dream tak perlu taku menggunakan sentuhan warna merah untuk interior. Tak perlu diaplikasikan di dinding, atau permukan yang luas. Cukup jadikan sentuhan sedikit saja, efeknya sudah cukup signifikan.
Ingin menggunakan warna merah? Coba saja trik berikut agar tak terlalu berlebihan, demi rumah tampak lebih seru.
Ruang keluarga

Hal pertama yang harus diingat adalah merah seharusnya tidak mendominasi ruangan. Karena itu, kita harus mencoba mendistribusikannya secara merata. Jika menginginkannya di dinding, sebaiknya gabungkan dengan putih atau abu-abu muda.
Cara lainnya, bisa menggunakan sofa atau karpet warna merah atau pilih sarung bantal yang merah. Ini akan menjadi daya tarik karena perabot ini biasanya merupakan titik fokus ruangan.
© Dream
Dapur adalah ruang yang ideal di mana kita dapat menggunakan warna-warna cerah. Memiliki intensitas dan kekuatan, merah berhubungan langsung dengan fungsi dapur. Kabinet bisa menggunakan warna merah atau kulkas, tapi pastikan dinding berwarna putih atau kontras.
Untuk lebih simple, bisa juga memilih perlengkapan masak warna merah yang bisa sekaligus jadi dekorasi. Pajang di rak terbuka, agar tampilan dapur semakin segar.
© Dream
Jika ingin memberi gairah dan kekuatan pada kamar tidur, warna merah bisa digunakan pada seprai atau bantal. Sebaiknya jangan warna dinding. Cukup sentuhan dekorasi lain yang ukurannya tak terlalu besar. Seperti vas, selimut atau bangku kecil.
Sumber: DecorTips
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama