Tergeletak di Dapur Puluhan Tahun, Vas Ini Nilainya Miliaran Rupiah

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 30 Mei 2022 11:13
Tergeletak di Dapur Puluhan Tahun, Vas Ini Nilainya Miliaran Rupiah
Merupakan artefak langka Tiongkok dari abad ke-18.

Dream - Beberapa rumah memiliki benda peninggalan dari orangtua, kakek nenek, atau buyut yang seringkali tak diketahui sejarah atau asal usulnya. Seperti vas biru yang selama ini tergeletak begitu saja di dapur di sebuah rumah di Inggris.

Selama bertahun-tahun, vas tersebut jadi pajangan saja bahkan ditaruh di dapur. Ternyata setelah diteliti, vas tersebut merupakan benda bersejarah. Merupakan artefak langka Tiongkok dari abad ke-18 yang dibuat untuk istana Kaisar Qianlon.

Diperkirakan jika dijual harganya antara US $124.000 hingga US $186.000, atau sekitar Rp1,8 miliar hingga Rp2,7 miliar. Rupanya vas tersebut dilelang di balai lelang Drewatts.

Vas

Hasil akhir lelang sangat mengejutkan. Vas tersebut berhasil terjual US$1,8 juta atau Rp26,2 miliar. Vas tersebut memiliki palet perak dan emas dengan latar belakang biru kobalt.

 

1 dari 4 halaman

Dibeli pada 1980-an

Dibeli pada 1980-an © Dream

Detailnya berupa gambar bangau dan kelelawar di seluruh permukaan. Ada enam karakter di vas tersebut yang membuktikan kalau vas dibuat pada periode Qianlong (1736-1795).

" Sangat jarang melihat vas biru dicat dengan warna emas dan perak. Yang mendebarkan, tidak ada porselen lain yang dihiasi dengan subjek yang sama dalam emas dan perak yang pernah didokumentasikan," tulis Drewatts dalam detail keterangan.

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Invaluable (@invaluableofficial)

Pemilik vas tersebut mengungkap kalau membelinya pada 1980-an seharga beberapa ratus poundsterling. Ia lalu memberikan vas cantik itu kepada anak lelakinya, yang kemudian ditaruh di dapur sebagai pajangan biasa. Sang anak tak menyadari nilai vas tersebut sangat tinggi dan kini berakhir di tangan kolektor.

Sumber: Apartment Theraphy

2 dari 4 halaman

3 Perabot Mewah di Penthouse Syahrini, Harganya Bikin Penasaran

3 Perabot Mewah di Penthouse Syahrini, Harganya Bikin Penasaran © Dream

Dream -  Syahrini dan suaminya, Reino Barack diketahui memiliki banyak tempat tinggal. Salah satunya adalah penthouse berdesain modern dan glamor. Hal ini diketahui dari unggahan Syahrini di Instagramnya.

Beberapa kali pelantun " Sesuatu" itu mengunggah video saat berada di tempat tinggalnya dengan Reino. Terlihat mereka tinggal di apartemen mewah karena kaca di sekelilingnya menunjukkan lokasi yang tinggi ala penthouse.

Dari video yang diunggah, akun Instagram @fashionsyahrini2 mengulas tiga perabot yang sangat mencuri perhatian. Merupakan koleksi dari rumah mode Prancis Louis Vuitton yang merupakan seri edisi terbatas. Penasaran seperti apa detail perabot tersebut dan harganya?

Lampion Merah

Lampion LV Syahrini
Merupakan lampion yang merupakan hasil kolaborasi dengan studio desain Zanellato/Bortotto yang berbasis di Treviso, Italia. Polanya mengikuti sarang lebah yang materialnya terbuat dari potongan kulit Louis Vuitton yang dijahit. Bagian tengahnya terdapat lampu LED yang dapat diisi ulang dan bohlam kaca buram. Produk seri LANTERNE by Zanellato / Bortotto PM Red ini diproduksi terbatas dan harganya sekitar Rp100,1 juta

 

3 dari 4 halaman

Lampion Pistachio Green

Lampion Pistachio Green © Dream

Lampion LV Syahrini

Rupanya Syahrini membeli dua lampion sekaligus yang beda warna tapi dengan seri terbatas yang sama, yaitu " Objet Nomade" . Desainnya mirip dengan lampion merah, tapi dengan ukuran yang lebih panjang dan bentuk yang lebih ramping. Untuk lampion dengan warna pistachion green ini ternyata lebih mahal yaitu
Rp132,7 juta.

 

 

4 dari 4 halaman

Meja Peti LV

Meja Peti LV © Dream

Meja LV

Tampak juga di area ruang keluarga kediaman Syahrini meja berbentuk peti mewah koleksi dari Louis Vuitton. Meja sekaligus penyimpanan itu merupakan seri " Courrier Lozine 110" yang memberi kesan glamor pada ruangan. Harganya mencapai Rp624,8 juta.

Menurut Sahabat Dream perabot mana yang paling cetar?

 

Beri Komentar