AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Dream - Lebih dari 200 jasad pendaki dan etnis Sherpa tersebar di sepanjang lereng gunung Everest, sejak Sir George Mallory mendaki puncak tertinggi di dunia pada 1920-an.
Jasad-jasad membeku yang masih dalam posisi sama saat mereka mati itu menjadi saksi beku dari pendakian Everest yang mematikan.
Foto-foto ini bisa menjadi peringatan bagi siapapun, terutama bagi mereka yang ingin mendaki ke puncak gunung. Lihat galeri fotonya!
(Ism, Sumber: FuzzieSocks/imgur.com)
Jika dievakuasi mayat-mayat itu akan dibawa ke Camp Base, sehingga keluarga dapat membawa pulang jasad orang yang mereka cintai.
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli