Dream - Lebih dari 200 jasad pendaki dan etnis Sherpa tersebar di sepanjang lereng gunung Everest, sejak Sir George Mallory mendaki puncak tertinggi di dunia pada 1920-an.
Jasad-jasad membeku yang masih dalam posisi sama saat mereka mati itu menjadi saksi beku dari pendakian Everest yang mematikan.
Foto-foto ini bisa menjadi peringatan bagi siapapun, terutama bagi mereka yang ingin mendaki ke puncak gunung. Lihat galeri fotonya!
(Ism, Sumber: FuzzieSocks/imgur.com)
Jika dievakuasi mayat-mayat itu akan dibawa ke Camp Base, sehingga keluarga dapat membawa pulang jasad orang yang mereka cintai.
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement