Dream - Lebih dari 200 jasad pendaki dan etnis Sherpa tersebar di sepanjang lereng gunung Everest, sejak Sir George Mallory mendaki puncak tertinggi di dunia pada 1920-an.
Jasad-jasad membeku yang masih dalam posisi sama saat mereka mati itu menjadi saksi beku dari pendakian Everest yang mematikan.
Foto-foto ini bisa menjadi peringatan bagi siapapun, terutama bagi mereka yang ingin mendaki ke puncak gunung. Lihat galeri fotonya!
(Ism, Sumber: FuzzieSocks/imgur.com)
Jika dievakuasi mayat-mayat itu akan dibawa ke Camp Base, sehingga keluarga dapat membawa pulang jasad orang yang mereka cintai.
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%