KPI Hentikan Tayangan Pagi-Pagi Pasti Happy

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 30 November 2018 13:00
KPI Hentikan Tayangan Pagi-Pagi Pasti Happy
Pagi Pagi Pasti Happy terbukti melakukan pelanggaran pedoman penyiaran, apa saja?

Dream - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjatuhkan sanksi berupa penghentian sementara program siaran Pagi-Pagi Pasti Happy yang tayang di stasiun Trans TV. Program yang dipandu oleh Uya Kuya, Nikita Mirzani, dan Billy Syahputra, itu dilarang tayang selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Desember 2018.

Dikutip dari kpi.go.id, pemberian sanksi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan KPI Pusat Nomor 623/K/KPI/31.2/11/201. SK itu ditandatangani Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis, tertanggal Jumat 23 November 2018.

 uya kuya

Program acara yang tayang setiap hari pukul 08.30 WIB ini dinyatakan melanggar Pasal 9, Pasal 13, Pasal 14 Ayat (2), dan Pasal 21 Ayat (1) Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Pasal 9 Ayat (2), Pasal 13 Ayat (1) dan (2), Pasal 15 Ayat (1), dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a Standar Program Siaran (SPS).

KPI menilai program ini berisi muatan komentar negatif yang disampaikan host atau pembawa acara pada edisi tanggal 27 September 2018 dan tanggal 3 Oktober 2018. Dua edisi ini membahas kasus perseteruan antara Kriss Hatta dan Hilda.

1 dari 2 halaman

Bahan Refleksi dan Evaluasi

Komisioner KPI Pusat bidang Isi Siaran, Dewi Setyarini, mengatakan, sanksi ini diberikan setelah melalui sejumlah langkah yang sesuai prosedur. Mulai dari pelaksanaan sidang pemeriksaan pelanggaran untuk meminta klarifikasi hingga sidang penyampaian putusan.

Langkah tersebut termasuk memberi kesempatan kepada pihak Trans TV untuk mengajukan keberatan secara tertulis terhadap penghentian tersebut.

" Berdasarkan pleno, KPI secara final menghentikan program P3H selama tiga hari berturut-turut mulai dari hari Senin sampai Rabu minggu depan," tutur Dewi.

Dewi berharap sanksi ini menjadi bahan refleksi dan evaluasi di internal pengelola program P3H atau Trans TV pada umumnya. Sehingga ke depan tidak kembali melalukan pelanggaran program P3H berubah secara signifikan menjadi lebih baik.

" Jangan lagi ada muatan privasi, apalagi ditambah dengan statement host yang seringkali bukannya menjernihkan persoalan tapi malah memperkeruh keadaan," kata dia.

" Membuka aib seseorang berpotensi menimbulkan konflik, dan itu merupakan pelanggaran, apalagi tayang di jam di mana anak dan remaja sangat mungkin menonton dan bisa meniru perilaku negatif," imbuh Dewi.

(Beq)

2 dari 2 halaman

Uya Kuya Bongkar Perilaku Sebenarnya Vicky Prasetyo dan Angel Lelga

Dream -  Uya Kuya mengaku sempat tidak Vicky Prasetyo menggugat cerai Angel Lelga. Sebab, selama delapan bulan usia pernikahan Vicky dan Angel, Uya Kuya melihat sahabatnya itu sangat bahagia. 

" Ya kaget ya, gue pikir mereka bakal happy ending, ternyata enggak," kata Uya Kuya di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis 20 September 2018.

Saat awal hubungan Vicky dan Angel, memang mencuat rumor pernikahan mereka rekayasa. Namun, Uya Kuya mengaku tak tahu dengan isu tersebut. Sebab, selama bersama-sama dengan Vicky dan Angel, dia melihat keduanya sangat mesra.

 uya kuya

Uya Kuya (Instagram @uya_kuya)

" Isu yang berembus di awal kan katanya settingan tapi kalau jujur gue pribadi ngelihat di samping gue off air di ruang makeup mereka mesra betulan sih. Mereka cium-ciuman suami istri," katanya.

Ayah dua anak ini bahkan sempat menanyakan langsung soal kabar pernikahan rekayasa itu kepada Vicky. Namun, kata Uya, Vicky bersumpah tak ada rekayasa dalam pernikahannya dengan Angel Lelga.

" Jujur nih waktu pertama kali Vicky bilang mau nikah sama Angel perkataan gue sama Vicky, ‘Vicky lo settingan apa benaran?’ ‘Sumpah My King, beneran’. Dia sumpah-sumpah kalau udah sumpah demi Allah gue mah orangnya percaya," tuturnya.

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik