© MEN
Dream - Kabar bahagia datang dari Roro Fitria. Ia segera menikah pada akhir tahun ini dengan pria bernama Andre Irawan.
" Ya kabar itu benar adanya, saya akan menikah," kata Roror Fitria di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu 18 Desember 2021.
Roro memilih tanggal 29 Desember 2021 sebagai hari pernikahannya. Sebab, wanita asal Yogyakarta itu lahir pada tanggal tersebut.
" 29 Desember itu hari ulang tahun nyai, makanya memutuskan di tanggal itu," ujar Roro.
Mengenai sosok Andre, ternyata merupakan duda yang sudah memiliki anak. Usianya terpaut 10 tahun. Roro melakukan penjajakan dengan Andre secara taaruf setelah dikenalkan seorang ustaz.
" Setelah kenalan, kami memutuskan untuk melakukan taaruf. Kami kenal dan menjalani proses taaruf selama enam bulan," kata Roro.
Dream - Komika Mongol Stres blak-blakan mengaku pernah naksir Roror Fitria. Ketertarikan itu muncul saat Mongol dan Roror mengisi program di televisi yang sama.
" Kan gue sama Mbak Roro, sama Ruben Onsu, pernah punya proyek bersama di RCTI yang malem-malem itu. Mbak Roronya yang sinden, gue co-host, dan host-nya Ruben. Baru masuk si Jeng Kelin, Nycta Gina," ujar Mongol di kanal Youtube Qiss Yout TV.
Mongol merasa suka kepada Roro Fitria karena wanita asal Yogyakarta itu berparas ayu. " Dia cantik, putih," ujar Mongol.
Karena serius ingin mendekati Roro yang kala itu berstatus jomblo, Mongol sampai rela membeli mobil Ferarri. Karena saat itu, ia melihat Roro mengendarai Ferarri merah. Karena gengsi, Mongol juga ikut membeli.
" Enggak mungkin gue ngejar Ferrari pakai Avanza, ketinggalan di jalan tol nanti. Dia udah sampai Bandung, gue masih di kilometer 50,” katanya lagi.
Hanya saja, Ferrari Mongol tak bertahan lama. Dua bulan setelah membelinya, Mongol menjual mobil tersebut.
" Sempet punya warna gold. Cuma Ferrarinya gue jual dua bulan kemudian," ucap dia.
Dream - Roro Fitria menjelaskan penggilan Nyai yang disematkan di depan namanya bukan nama panggilan biasa. Sebab nama itu ternyata gelar bangsawan yang diberikan untuknya.
" Nyai ini adalah gelar kebangsawanan, Nyai dapatkan dari beberapa kerajaaan. Jadi lengkapnya adalah Nyai Kanjeng Raden Ayu Tumneggung Roro Fitria," kata Roro Fitria di Ngobras bareng Dream.co,id, Senin 22 Februari 2021.
Wanita kelahiran Yogyakarta 29 Desember 1989 ini mengaku, banyak yang salah sangka dengan nama panggilan Nyai itu. Ia bahkan disangka nama itu dikaitkan dengan hal-hal klenik dan mistis.

" Jadi itu salah satu gelar kebangsawanan jadi bukan tidak berbau dengan hal mistis atau hal yang lain," tuturnya.
Wanita 31 tahun ini juga memiliki bukti jika sebutan Nyai itu memang disematkan kepadanya. Bukti-bukti itu berupa sertifikat asli yang ia miliki.
" Ada suratnya jadi ada beberapa kerjaaan dari beberapa kerjaaan sertifikat-sertifikat gelar kebangsawanan. Itu adalah salah satu gelar kebangsawanan," tuturnya.
View this post on Instagram
Dream - Roro Fitria memutuskan hijrah dan berhijab usai keluar dari penjara atas kasus narkoba yang menjeratnya. Keputusan hijrah Roro semakin kuat lagi saat sang bunda meninggal dunia.
Roro mengaku titik hidup terberatnya usai rentetan cobaan yang dialaminya. Mulai di penjara, ibunda meninggal saat ia masih menjalani hukuman sampai rumahnya kemalingan.
Wanita bernama lengkap Raden Roro Fitria Nur Utami mengaku telah mantap hijrah dengan berhijab. Ia juga sudah meninggalkan dunia hitam yang pernah dilaluinya.
© © Roro Fitria
Foto : @roro.fitria1989
Tak hanya itu, untuk lebih mendekatkan diri ke sang pencipta, wanita asal Yogyakarta ini juga sudah meninggalkan dunia kenik kejawen yang pernah melekat padanya. Roro mengaku sudah tidak lagi melakukan ritual khusus untuk benda-benda peninggalan keluarganya itu.
" Enggak (lakukan kegiatan klenik) semua peninggalan warisan dari almarhum papa, mama dan juga eyang Nyai simpan dengan baik, rawat dengan baik tanpa perlu untuk di treatment dilakukan seperti dulu lagi," ujar Roro Fitri di Ngobras bareng Dream.co.id, Senin 22 Februari 2021.
Wanita 31 tahun ini mengatakan tidak membuang peninggalan dari leluhur keluarganya yang dulu dianggap kramat. Ia tetap menyimpannya sebagai bentuk menghargai warisan dari keluarganya tanpa harus melakukan ritual.
" Nyai lebih menghargai dalam bentuk warisan dan juga peninggalan budaya dari nenek moyang. Disimpan dan dibersihkan tanpa perlu di doakan (melakukan ritual)," tuturnya.
Sejak berhijrah dan mengubah penampilannya dengan berhijab, wanita yang akrab disapa Nyai itu telah menyumbangkan semua baju-baju lamanya.
Ia mengaku memberikan baju-baju lamanya yang masih layak pakai kepa keluarga dan kepada orang-orang yang membutuhkan. Sedangkan untuk blazer atau pakaian panjang yang masih bisa di mix and match, Roro Fitria masih memakainya.
© © Roro Fitria
Foto : @roro.fitria1989
" (Baju lama) Nyai kasih ke teman-teman. Ada juga yang buat keponakan saudara yang belum memakai hijab. Kebetulan memang membutuhkan Nyai berikan. Mungkin kalau blazer yang panjang ya gitu (mix and mach) mungkin masih bisa dipakai," ujarnya.
Pelantun tembang Rindu Ibu ini merasakan kenyamanan batin yang luar biasa setelah berhijrah dan meninggalkan dunia klenik. Ia merasa dirinya lebih tenang dan memasrakan hidupnya kepada sang pencipta.
" Mendapatkan ketenangan luar biasa dari Allah SWT. Jadi tidak pernah ragu dari apa pun, tidak pernah worryi dari apa pun. Kalau dulu kan kepikiran dengan dunia hedonisme sekali," kata Roro Fitria.
" Sekarang Nyai memasrahkan apa pun dalam diri Nyai dari Allah SWT dengan Ikhlas. Tentang apapun rezeki, jodoh dan sebagainya. Jauh lebih tenang," imbuhnya.
Ini Videonya