Alasan Hanung Bramantyo Pilih Iqbaal di `Bumi Manusia`

Reporter : Nur Ulfa
Jumat, 25 Mei 2018 12:29
Alasan Hanung Bramantyo Pilih Iqbaal di `Bumi Manusia`
Film ini rencananya akan mulai syuting pada bulan Juli hingga Agustus.

Dream - Hanung Bramantyo memiliki alasan memilih Iqbaal Ramadhan menjadi peran utama Minke di `Bumi Manusia`. Film yang didaptasi lewat novel kenamaan dengan judul sama karya Pramoedya Ananta Toer.

" Pertama tertulis dalam jelas, Minke umur 20 dan Anelis umur 17. Jadi memang anak-anak muda," kata Hanung saat di Desa Gamplong Sleman Yogyakarta, Kamis malam 24 Mei 2018.

Menurut Hanung, karakter Minke tak beda jauh dengan karakter asli Iqbaal. Meski berlatar tahun 1908, namun karakter Minke sendiri seperti menggambarkan karakter anak muda zaman sekarang.

 para pemain Bumi Manusia

Foto : Nur Ulfa/Dream.co.id

" Pada saat itu Eropa kemajuannya luar biasa. Baik teknologi dan fashion, itu yang dilawan oleh Minke. Itu persis sama anak milenial itu. Menjadi global yang diidam-idamkan saat ini. Saya tidak perlu kasih buku tebal ke Iqbaal, tinggal pakaikan baju adat yah jadilah Minke," katanya.

Sedangkan Iqbaal menyadari, sedikit banyak karakter Minke hampir sama dengan kehidupannya saat ini. Pria 18 tahun ini pun bangga bisa memerankan tokoh Minke pemeran utama dalam Bumi Manusia ini.

" Aku sekolah di tempat di mana ada anak-anak dari 90 negara. Bagaimana caranya aku harus tetap membawa nama baik Indonesia itu sendiri. Karakter Minke adalah tentang keberanian, sosok yang kharismatik, berani mengemukakan pendapatnya, berani melawan saat diperlakukan tidak adil," tutur Iqbaal.

 para pemain Bumi Manusia

Foto : Nur Ulfa/Dream.co.id

Film Bumi Manusia menceritakan sepasang kekasih bernama Minke dan Annelies yang banyak mengalami konflik. Film yang berlatar belakang kebangkitan nasional antara 1890 - 1918 ini sempat dilarang beredar pada masa Orde Baru. Kini buku tersebut sudah dicetak dalam 43 bahasa di seluruh dunia.

Film ini rencananya akan mulai syuting pada bulan Juli hingga Agustus, dengan memilih dua negara yaitu di Indonesia ada Yogyakarta dan Semarang dan juga Belanda. (ism) 

Beri Komentar
Kronologi Roro Fitria Tak Bisa Antar Jenazah Ibunda