Pengakuan Mengejutkan Kakak Atalarik Syah Soal Sikap Adiknya

Reporter : Gladys Velonia
Rabu, 19 Juli 2017 14:50
Pengakuan Mengejutkan Kakak Atalarik Syah Soal Sikap Adiknya
Denny Aries menceritakan rentetan kejadian yang sebelum munculnya gugatan cerai Atalarik dan Tsania.

Dream- Kakak Atalarik Syah, Denny Aries mengungkapkan kabar mengejutkan soal pernikahan adiknya dan Tsania Marwa. Arik, sapaan Atalarik disebut sudah berusaha memaafkan kesalahan dan berharap bisa memperbaiki dan melanjutkan pernikahan seperti sedia kala.

Arik, lanjut Denny, bahkan sempat mengundang anak yatim pada 4 April lalu untuk mendoakan Tsania kembali ke rumah jelang keberangkatannya ke Tanah Suci. 

" Tingkat usaha Arik untuk memaafkan atas apa yang telah dia tahu, itu sampai segitunya," ujar Denny di PA Cibinong, Selasa, 18 Juli 2017.

Tsania Marwa dan Atalarik Syah© Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

Menurut Denny, saat Marwa meninggalkan rumah sejak akhir Februari, Arik masih menyimpan foto-foto mereka di rumahnya di Cibinong. Hal itu dilakukan karena Arik masih tetap ingin mempertahankan rumah tangganya.

" Arik kan laki laki yang mencitai istri. Bahkan dia juga bilang, 'Udahlah start over aja semuanya'. Arik tuh sepeti itu. Yang jelas sampai detik ini sebelumnya berusaha mempertahankan," katanya. 

 

1 dari 2 halaman

Pemicu Arik Berubah Sikap

Namun, kata Denny, Arik tiba-tiba berubah sikap dengan tak ingin lagi mempertahankan pernikahannya setelah Tsania dianggap menghina ibunya. Hinaan yang dimaksud adalah pernyataan Tsania yang menyebut dirinya membiayai membiayai hidup orangtuanya.

Padahal, lanjut Denny, selama ini biaya hidup orang tuanya menjadi tanggung jawab bersama. 

kakak Atalarik dan Pengacaranya© kakak Atalarik dan Pengacaranya

(Foto : Kakak Arik berbaju putih dan kuasa hukumnya Junaedi)

" Udah menghina (mengatakan biaya orangtua) ibu saya, ceritanya udah beda," tegasnya.

Sementara kuasa hukum Tsania Marwa, Busro Sapawi, dalam persidangan menyebutkan jika pihak Arik masih menginginkan rujuk.

" Kakaknya yang pertama malah minta perdamaian, nggak minta cerai. Di dalam Arik bilang ingin masih ingin bersatu. Pihak Atlarik mau cerai juga katanya ya enggak apa-apa. Tapi itu tidak disebut di pengadilan," ucap Busro.(Sah)

2 dari 2 halaman

Arik Bicara Soal Anak

Dream - Pada bagian lain, Arik mengungkapkan keinginannya untuk tetap mengasuh anak-anaknya muncul karena permintaan dari Tsania. Pengakuan ini disampaikan setelah Arik menerima pesan WhatsApp dari istrinya tersebut. 

Dalam pesan tersebut, kata Arik, Tasnia justru yang awalnya menolak dan menyarankan anak-anak tetap berada dan tinggal di rumahnya.

" Itu semua ada di dalam dokumen, itu dokumennya ada sama pengacara dan dia bisa menjelaskan bukti WA nya, dimana Marwa sendiri yang menolak bahwa anak-anak lebih baik dirumah, rumah anak-anak sendiri, yaitu rumah saya di Cibinong," ucap Arik, di Pengadilan Agama, Cibinong, Selasa, 18 Juli 2017.

atalarik syah© atalarik syah

Menurut Arik, selama ini dirinya selalu membuka pintu silaturahmi selebar-lebarnya untuk Marwa datang ke rumah menemui anak-anaknya. Hal itu terbukti dari perbincangan melalui pesan whatshap bersama Marwa.

" Ada bukti WA dimana saya buka pintu silaturahmi saya hanya untuk Marwa kalau memang dia merasa bahwa dia ibu yang sayang dengan anak-anak, di rumah," tutur Arik.

Bahkan Arik mengaku bersedia keluar dari rumah jika Tsania tak ingin melihat kehadirannya saat buah hati mereka bertemu ibunya. Namun Arik secara tersirat mengakui pertemuan Tsania dan anaknya hendaknya dilakukan di rumah.

" Saya tidak mau jadikan anak-anak barang komoditi yang enak-enak aja dibawa-bawa wara-wiri ke mall untuk dipertemukan atau kemana, seperti itu," imbuhnya.

Sebelumnya Marwa sempat mendatangi kediaman di Cibinong, bersama dengan keluarganya dan polisi. Hal tersebut memicu adu mulut antara keluarga Arik yang menunggui rumah Cibinong dan Marwa. Merasa niat baiknya tak disambut, Marwa pun meminta untuk dapat bertemu dengan anak-anaknya di luar rumah, seperti di mall.

Beri Komentar